Breaking News
light_mode

Achmad Fathoni Desak Rehabilitasi Bangunan MI Miftahul Falah Gunung Putri Yang Ambruk Diprioritaskan

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIBINONG, bogornews–Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni mendesak Pihak Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memprioritaskan rehabilitasi ruang kelas MI Mifhahul Falah Kampung Tlajung RT 2 RW 11 Desa Cikeas Udik kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor yang ambruk pada Minggu 1 Februari 2026.

Achmad Fathoni menduga ambruknya atap bangunan disebabkan kondisi konstruksi yang sudah rapuh dan membutuhkan perbaikan sejak lama.

“Saya sudah mengawal bantuan hibah untuk MI ini sejak 2022, tapi belum berhasil direalisasikan karena persoalan administrasi. Tahun 2025 saya perjuangkan lagi, berharap 2026 bisa terealisasi. Namun ternyata lebih dulu atapnya ambruk sebelum dana rehab turun,” ujar Achmad Fathoni saat dihubungi, Selasa (4/2/2026).

Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, dirinya telah meninjau langsung kondisi sekolah sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mempercepat penanganan.

“Kepala sekolah menyampaikan agar pengajuan hibah untuk MI ini diprioritaskan dan segera direalisasikan, supaya bisa dipakai memperbaiki atap yang ambruk. Pesan tersebut sudah saya teruskan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Fathoni juga menegaskan bahwa secara kewenangan, Madrasah Ibtidaiyah berada di bawah Kementerian Agama. Meski begitu, pemerintah daerah tetap dapat memfasilitasi melalui bantuan hibah.

“Kami berharap ada dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Kabupaten Bogor sebagai induk dari MI, agar bantuan bisa segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan siswa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Miftahul Falah, Dumuroh, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya mengajukan perbaikan bangunan ke berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama hingga Pemkab Bogor.

“Bangunan ambruk hari Minggu, Alhamdulillah siswa sedang libur. Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring selama satu minggu sambil menunggu proses perbaikan,” kata Dumuroh, Senin (3/2/2026).

Perbedaan mekanisme penanganan lembaga pendidikan disinyalir menjadi salah satu kendala lambannya realisasi perbaikan. Madrasah Ibtidaiyah berada di bawah Kementerian Agama melalui Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bogor.

Hingga saat ini, puluhan siswa MI Miftahul Falah masih harus menjalani pembelajaran jarak jauh. Pihak sekolah dan DPRD berharap proses rehabilitasi dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar kembali normal dan keamanan siswa tetap terjaga.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persempit Ruang Gerak Koruptor, KPK dan CAC Timor Leste Perkuat Kerja Sama Lintas Negara

    Persempit Ruang Gerak Koruptor, KPK dan CAC Timor Leste Perkuat Kerja Sama Lintas Negara

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    JAKARTA, Bogornews — Upaya mempersempit ruang gerak pelaku korupsi lintas negara terus diperkuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dan Comissão Anti-Corrupção (CAC) Timor Leste secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pemberantasan korupsi. Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1), menegaskan komitmen kedua lembaga agar praktik korupsi […]

  • Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews— Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE) di Bogor dipastikan mulai digarap pada Maret 2026. Proyek strategis nasional ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi. Lead of Waste to Energy BPI Danantara Indonesia, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa tahap awal proyek WTE […]

  • Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Anggota DPRD Kota Bogor dari daerah pemilihan Tanah Sareal, Lusiana Nurissiyadah, menegaskan komitmennya untuk mengawal hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal agar benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam Musrenbang Tanah Sareal yang digelar pada Selasa (20/1/2026), Lusiana menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam […]

  • Tekan Pengangguran, DPRD Minta Pemkab Bogor Prioritaskan Investasi Padat Karya

    Tekan Pengangguran, DPRD Minta Pemkab Bogor Prioritaskan Investasi Padat Karya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews-Upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor terus menjadi sorotan DPRD. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bogor, Sutoto, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor lebih agresif mendorong masuknya investasi padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Menurut Sutoto, langkah tersebut perlu dilakukan melalui peran aktif Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

  • Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Pemkot Bogor secara resmi mengolaborasikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai upaya strategis menuju target zero stunting. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 24 KKMP se-Kota […]

  • Cegah HIV/AIDS, Calon Pengantin Wajib Tes Kesehatan di Kota Bogor

    Cegah HIV/AIDS, Calon Pengantin Wajib Tes Kesehatan di Kota Bogor

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS— Upaya pencegahan penularan HIV/AIDS terus diperkuat Pemerintah Kota Bogor, salah satunya melalui kewajiban pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin). Kebijakan ini dinilai penting mengingat salah satu jalur utama penularan HIV adalah melalui hubungan seksual. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi catin merupakan bagian dari strategi […]

expand_less