Breaking News
light_mode

Cegah HIV/AIDS, Calon Pengantin Wajib Tes Kesehatan di Kota Bogor

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, BOGORNEWS— Upaya pencegahan penularan HIV/AIDS terus diperkuat Pemerintah Kota Bogor, salah satunya melalui kewajiban pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin). Kebijakan ini dinilai penting mengingat salah satu jalur utama penularan HIV adalah melalui hubungan seksual.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi catin merupakan bagian dari strategi pencegahan yang sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) sejak 2016.

“Calon pengantin wajib diperiksa kesehatannya, termasuk tes HIV/AIDS. Ini penting karena penularan HIV salah satunya melalui hubungan seksual,” ujarnya saat ditemui di ruang Paseban Naratama Dinas Kesehatan Kota Bogor, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, penanganan HIV/AIDS di Kota Bogor dilakukan melalui pembagian tugas lintas kelompok kerja (Pokja). Pokja 1 fokus pada edukasi pencegahan, Pokja 2 pada pelayanan kesehatan, sementara Pokja 3 bertugas melakukan advokasi dan penguatan regulasi.

Menurut Iceu, edukasi kepada generasi muda menjadi kunci utama. Pasalnya, kelompok usia remaja merupakan populasi terbesar yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS.

“Edukasi ini bukan untuk melarang menikah, tapi untuk meningkatkan kehati-hatian, terutama dalam pergaulan bebas, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Dampaknya bisa panjang, bahkan sampai ke keturunan,” jelasnya.

Pemkot Bogor juga tengah mempercepat penyusunan aturan turunan berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) guna memperkuat implementasi Perda yang sudah ada. Saat ini, pembahasan Perwali tersebut dikabarkan sudah memasuki tahap akhir.

“Perda sudah ada sejak 2016, dan sekarang sedang kami dorong agar segera diturunkan ke Perwali atau aturan teknis lainnya. Minggu ini sudah mulai dibahas, mudah-mudahan segera rampung,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data sementara, sekitar 60 persen kasus yang terdeteksi berasal dari luar wilayah Kota Bogor, sedangkan 40 persen lainnya dari dalam kota. Untuk data lebih rinci, pihaknya menyarankan agar merujuk langsung ke Dinas Kesehatan.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Kota Bogor Matangkan Rencana Kerja PDAM Tirta Pakuan 2026, Soroti Layanan hingga Transparansi Anggaran

    Komisi II DPRD Kota Bogor Matangkan Rencana Kerja PDAM Tirta Pakuan 2026, Soroti Layanan hingga Transparansi Anggaran

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Komisi II DPRD Kota Bogor membahas secara mendalam Rencana Kerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Tahun Anggaran 2026 dalam rapat bersama jajaran Direksi PDAM. Pembahasan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat, pengawasan penggunaan anggaran, serta arah kebijakan perusahaan hingga tahun 2027. Rapat yang berlangsung di DPRD Kota Bogor tersebut dipimpin […]

  • Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Anggota DPRD Kota Bogor dari daerah pemilihan Tanah Sareal, Lusiana Nurissiyadah, menegaskan komitmennya untuk mengawal hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal agar benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam Musrenbang Tanah Sareal yang digelar pada Selasa (20/1/2026), Lusiana menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam […]

  • Presiden Prabowo Pacu Akselerasi Penanganan Sampah Nasional, Target Tuntas Sebelum 2029

    Presiden Prabowo Pacu Akselerasi Penanganan Sampah Nasional, Target Tuntas Sebelum 2029

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    JAKARTA, Bogornews– Pemerintah menegaskan keseriusannya menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh sebelum tahun 2029. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penanganan sampah melalui skema terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan peran aktif […]

  • Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy, mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat agar masuk sebagai prioritas dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tahun 2026. Ia menegaskan, regulasi tersebut sangat penting untuk menjamin hak-hak masyarakat adat, khususnya komunitas Kasepuhan yang hingga kini belum […]

  • Konsisten Tegakkan Perda, Pemkot Bogor Terapkan Batas Usia Angkutan Perkotaan 20 Tahun

    Konsisten Tegakkan Perda, Pemkot Bogor Terapkan Batas Usia Angkutan Perkotaan 20 Tahun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam menata sistem transportasi perkotaan dengan menerapkan batas usia teknis angkutan perkotaan maksimal 20 tahun. Kebijakan tersebut merupakan amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 yang kini dijalankan secara konsisten. Penegasan itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat memimpin Apel Pagi rutin di […]

  • Hamida Sumbang Emas Kedua di APG 2026, Harumkan Nama NPCI dan Kabupaten Bogor

    Hamida Sumbang Emas Kedua di APG 2026, Harumkan Nama NPCI dan Kabupaten Bogor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    THAILAND, bogornews– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Para Tenis Meja binaan NPCI Kabupaten Bogor, Hamida, pada ajang Asean Para Games (APG) ke-13 tahun 2026. Hamida sukses meraih medali emas keduanya setelah tampil gemilang di nomor Mix Team Klasifikasi TT 17. Berpasangan dengan Kusnanto, Hamida berhasil menundukkan wakil Thailand, Chalermpong Punpoo dan Wachiraporn Thepmoya, dengan skor […]

expand_less