Breaking News
light_mode

Jangan Khawatir Rezekimu, Khawatirkanlah Amalanmu!

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

REZEKI tak pernah salah alamat. Ia tak bisa tertukar, tak bisa direbut, dan tak mungkin luput dari siapa yang telah ditakdirkan menerimanya. Sebab sejak awal, rezeki telah tercatat rapi di Lauhul Mahfuz, lengkap dengan jalan-jalan sebab yang menyertainya.

Banyak manusia hidup dalam kecemasan: takut tak kebagian rezeki, takut kalah bersaing, bahkan takut masa depan menjadi gelap. Ketakutan itulah yang kerap mendorong sebagian orang melangkah ke jalan yang dilarang, mengambil yang bukan haknya, dan menghalalkan segala cara.

Dalam tausiyahnya, Pengasuh Pondok Pesantren Ash-Shidqu Kuningan, Al-Habib Quraisy Baharun, mengingatkan bahwa ketakutan akan rezeki sejatinya lahir dari lemahnya keyakinan kepada Allah.

“Rezeki tidak akan tertukar. Allah telah membaginya dengan adil dan sesuai ukuran masing-masing hamba,” tuturnya.

Allah Ta’ala sendiri menegaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya. Sungguh Dia Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hamba-Nya.”

(QS. Al-Isra: 30)

Rezeki Dijamin, Surga Belum Tentu

Habib Quraisy mengajak umat untuk menggeser fokus hidup. Jika rezeki sudah dijamin Allah untuk seluruh makhluk-Nya, maka ada satu perkara yang justru patut lebih dikhawatirkan: amalan.

“Jangan khawatirkan rezekimu, karena Allah sudah menjaminnya. Tapi khawatirkanlah amalmu, karena Allah tidak menjamin seseorang masuk surga,” ujarnya.

Nabi Muhammad ﷺ pun bersabda:

“Sesungguhnya rezeki akan mengejar seorang hamba sebagaimana ajal mengejarnya.”

(HR. Ibnu Majah No. 5312)

Hadis ini menjadi penegasan bahwa manusia tidak perlu panik dalam urusan penghidupan. Rezeki akan datang tepat waktu, tepat kadar, dan tepat sasaran.

Allah Tak Pernah Menutup Tanpa Membuka

Salah satu renungan paling menyentuh yang disampaikan Habib Quraisy adalah perumpamaan perjalanan hidup manusia sejak dalam kandungan hingga akhirat.

Saat masih berupa janin, manusia hanya memiliki satu jalan rezeki, yaitu melalui pusar. Namun ketika lahir dan jalan itu terputus, Allah tak membiarkan hamba-Nya kelaparan. Dibukakan dua jalan rezeki baru: dua puting susu ibu, dengan rezeki yang lebih murni dan lezat.

Ketika masa menyusui selesai dan dua jalan itu terputus, Allah kembali membukakan empat jalan rezeki: dua makanan (hewan dan tumbuhan) serta dua minuman (air dan susu), lengkap dengan berbagai kenikmatan lainnya.

Bahkan saat kematian datang dan seluruh jalan rezeki dunia tertutup, Allah masih menyediakan delapan pintu rezeki yang jauh lebih sempurna—delapan pintu surga—bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

“Inilah bukti bahwa Allah tidak pernah menutup satu jalan, kecuali Dia membuka jalan lain yang lebih baik dan lebih bermanfaat,” jelas Habib Quraisy.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan betapa banyak makhluk bernyawa yang tidak membawa rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan juga kepadamu.”

(QS. Al-Ankabut: 60)

Fokuslah pada Taat, Bukan Cemas

Pesan utama dari tausiyah ini sederhana, namun menghujam ke dalam hati: fokuslah pada ketaatan, bukan pada kecemasan. Jangan menyibukkan diri dengan sesuatu yang sudah dijamin Allah, hingga lalai dari perintah-Nya.

Karena dalam keyakinan seorang mukmin, rezeki, jodoh, dan ajal telah ditetapkan. Tugas manusia bukan mendahului takdir, melainkan menjemputnya dengan cara yang diridhai.

Semoga Allah Ta’ala menenangkan hati kita, melapangkan rezeki kita, memberkahi usaha kita, dan mengumpulkan kita kelak di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin. 🤲

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan Tani HKTI Didorong Ambil Peran di Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor

    Perempuan Tani HKTI Didorong Ambil Peran di Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Bogor untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan, banyak peluang ekonomi yang bisa dimasuki, khususnya oleh Perempuan Tani HKTI. Hal itu disampaikan Jenal Mutaqin saat membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Perempuan Tani HKTI DPC Kota […]

  • Hadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Barat, DPRD Kota Bogor Tekankan Penataan PKL dan Percepatan Pembangunan

    Hadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Barat, DPRD Kota Bogor Tekankan Penataan PKL dan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Anggota DPRD Kota Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Barat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat yang digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun Rencana Pembangunan Kerja Daerah (RPKD) Tahun 2027 sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Dalam Musrenbang tersebut, berbagai usulan prioritas mengemuka, di […]

  • PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, DPRD Soroti Serius Sektor Parkir

    PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, DPRD Soroti Serius Sektor Parkir

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor dinilai masih menyimpan celah kebocoran yang cukup besar. Komisi II DPRD Kota Bogor pun tancap gas mendorong reformasi menyeluruh dalam pengelolaan PAD, dengan menempatkan sektor parkir sebagai salah satu fokus utama pembenahan. Isu krusial tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kota Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah […]

  • SOIna Kabupaten Bogor Apresiasi Kolaborun 2026, Event Lari Inklusif Libatkan Anak Istimewa dan Masyarakat Umum

    SOIna Kabupaten Bogor Apresiasi Kolaborun 2026, Event Lari Inklusif Libatkan Anak Istimewa dan Masyarakat Umum

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Kolaborun 2026, sebuah ajang lari inklusif yang melibatkan anak-anak istimewa bersama masyarakat umum di Kabupaten Bogor. Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwari, menyebut Kolaborun sebagai terobosan positif yang patut didukung karena mengusung semangat kolaborasi, inklusivitas, dan kepedulian sosial. Event ini digagas oleh […]

  • Jawa Barat Catat Angka PHK Tertinggi Nasional 2025, Gubernur Soroti Kualitas SDM dan Pola Rekrutmen

    Jawa Barat Catat Angka PHK Tertinggi Nasional 2025, Gubernur Soroti Kualitas SDM dan Pola Rekrutmen

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BANDUNG, bogornews– Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025. Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah di tengah tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebanyak 18.815 pekerja di Jawa Barat mengalami PHK sepanjang 2025, menempatkan provinsi ini di posisi […]

  • Noviera Ross Berpeluang Sumbang Emas untuk Indonesia di APG 2026

    Noviera Ross Berpeluang Sumbang Emas untuk Indonesia di APG 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    THAILAND, bogornews– Atlet para panahan Indonesia asal Kabupaten Bogor, Noviera Ross, berpeluang besar mempersembahkan medali emas pada nomor Recurve Open Mixed dalam ajang Asean Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2026 yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. Noviera Ross akan berpasangan dengan Kholidin asal DKI Jakarta. Keduanya dijadwalkan tampil pada pertandingan Recurve […]

expand_less