Breaking News
light_mode

Kemenag Kabupaten Bogor Gelar Halalbihalal hingga Luncurkan Program “Nyaah Ka Ema”

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor menggelar pertemuan penting yang diinisiasi langsung oleh Kepala Kemenag setempat dengan tiga agenda utama, yakni halalbihalal, pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta peluncuran program sosial bertajuk “Nyaah Ka Ema”.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca-Ramadan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik di lingkungan Kemenag. Dalam suasana halalbihalal, para ASN diajak untuk saling memaafkan sebagai bagian dari penyucian diri, tidak hanya kepada Tuhan, tetapi juga kepada sesama manusia.

“Dosa kepada Allah bisa langsung memohon ampun, tetapi dosa kepada sesama harus diselesaikan dengan saling memaafkan,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, pembinaan ASN menjadi fokus penting. Para pejabat yang hadir, termasuk dari unsur inspektorat dan wilayah, menekankan pentingnya budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan profesional. ASN diharapkan tidak sekadar menuntut pelayanan, tetapi memiliki semangat untuk melayani dan memberdayakan masyarakat.

“ASN harus punya semangat melayani, bukan dilayani. Ini tentang bagaimana kita hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Agenda ketiga yang menjadi sorotan adalah peluncuran program “Nyaah Ka Ema”, sebuah inisiatif sosial yang dinilai inovatif dan penuh nilai kemanusiaan. Melalui program ini, setiap ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Bogor didorong untuk memiliki keluarga binaan dari kalangan kurang mampu, seperti janda miskin, anak yatim, dan fakir miskin.

Tak hanya berfokus pada bantuan materi, program ini juga bertujuan memberdayakan para penerima manfaat agar lebih mandiri dan sejahtera. Selain tetap berbakti kepada ibu kandung masing-masing, ASN juga diajak untuk memperluas kepedulian kepada para “ema” lain yang membutuhkan uluran tangan.

Program ini disebut sebagai yang pertama di lingkungan Kemenag dan diharapkan dapat menjadi percontohan, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga secara nasional.

“Saya yakin program ini akan membawa keberkahan, tidak hanya bagi Kemenag Kabupaten Bogor, tetapi juga untuk masyarakat luas,” ungkapnya optimistis.

Dari sisi kinerja, meski kunjungan ini menjadi yang pertama, terdapat apresiasi terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan kantor Kemenag Kabupaten Bogor. Dengan anggaran yang sama, kondisi kantor dinilai semakin rapi dan tertata, mencerminkan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tender Proyek WTE Diumumkan Pertengahan Februari, Bogor Jadi Lokasi Perdana

    Tender Proyek WTE Diumumkan Pertengahan Februari, Bogor Jadi Lokasi Perdana

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik atau Waste to Energy (WTE) memasuki babak krusial. Hasil lelang atau tender proyek strategis nasional ini dijadwalkan akan diumumkan pada pertengahan Februari 2026, dengan empat daerah pertama yang akan memulai pembangunan, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Denpasar, dan Yogyakarta. Lead of WTE Danantara Investment Management, Fadli Rahman, […]

  • Bogor Raya FC Bidik Tiket Liga 3 Nusantara, Laskar Kujang Siap Tampil All Out

    Bogor Raya FC Bidik Tiket Liga 3 Nusantara, Laskar Kujang Siap Tampil All Out

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Hujan, Bogor Raya FC, secara tegas membidik target lolos ke Liga 3 Nusantara pada tahun 2027. Target ambisius itu akan diawali dengan perjuangan di Liga 4 Jawa Barat Seri 1 yang dijadwalkan bergulir pada September atau Oktober 2026 mendatang. Manager Bogor Raya FC, Abdul Manan Tampubolon, menegaskan […]

  • Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy, mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat agar masuk sebagai prioritas dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tahun 2026. Ia menegaskan, regulasi tersebut sangat penting untuk menjamin hak-hak masyarakat adat, khususnya komunitas Kasepuhan yang hingga kini belum […]

  • SOIna Kabupaten Bogor Apresiasi Kolaborun 2026, Event Lari Inklusif Libatkan Anak Istimewa dan Masyarakat Umum

    SOIna Kabupaten Bogor Apresiasi Kolaborun 2026, Event Lari Inklusif Libatkan Anak Istimewa dan Masyarakat Umum

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Kolaborun 2026, sebuah ajang lari inklusif yang melibatkan anak-anak istimewa bersama masyarakat umum di Kabupaten Bogor. Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwari, menyebut Kolaborun sebagai terobosan positif yang patut didukung karena mengusung semangat kolaborasi, inklusivitas, dan kepedulian sosial. Event ini digagas oleh […]

  • Penertiban PKL Diperkuat, Pemkot Bogor Optimalkan Dua Pasar Relokasi

    Penertiban PKL Diperkuat, Pemkot Bogor Optimalkan Dua Pasar Relokasi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor semakin serius menata kawasan pusat perdagangan dengan memperkuat penertiban pedagang kaki lima (PKL) sekaligus mengoptimalkan dua pasar relokasi, yakni Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penataan kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang […]

  • Terseret Arus Kali Jantung 5 Kilometer, Bocah 3 Tahun Asal Cibinong Ditemukan Tewas di Depok

    Terseret Arus Kali Jantung 5 Kilometer, Bocah 3 Tahun Asal Cibinong Ditemukan Tewas di Depok

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Peristiwa tragis menimpa seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun asal Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Korban bernama Aji Santoso dilaporkan hanyut terbawa arus Kali Jantung dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret sejauh kurang lebih lima kilometer hingga wilayah Depok, Kamis (29/1/2026). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan Bedahan, […]

expand_less