10 Makanan Khas Bogor Populer yang Menggugah Selera
- account_circle Nellyani
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jejak Rasa Kota Hujan dari Pagi Hingga Malam
Hujan seperti sudah menjadi denyut nadi Kota Bogor. Terletak di kaki Gunung Salak dan hanya sekitar 59 kilometer dari Jakarta, Bogor dikenal sejuk, hijau, dan ramah bagi para pelancong. Namun lebih dari sekadar Kebun Raya Bogor atau wisata alamnya yang memesona, Kota Hujan menyimpan satu kekayaan lain yang tak kalah menggoda: ragam kuliner khas yang sarat cita rasa dan cerita.
Dari sajian berkuah hangat yang cocok disantap di tengah udara dingin, hingga kudapan tradisional manis yang membangkitkan kenangan, kuliner Bogor selalu berhasil membuat rindu. Inilah 10 makanan khas Bogor yang populer dan wajib dicoba oleh para pencinta kuliner.
1. Laksa Bogor, Hangat dan Kaya Rempah
Laksa Bogor adalah comfort food sejati. Kuah santannya yang kental berwarna kuning berpadu harum dengan isian ketupat, bihun, tauge, tahu kuning, telur rebus, serta daun kemangi. Sensasi segarnya kian terasa saat diberi perasan jeruk limau dan taburan bawang goreng. Satu sendok saja cukup membuat siapa pun jatuh cinta.
2. Doclang, Legenda Rasa dari Daun Patat
Doclang menjadi bukti bahwa rasa khas tak pernah lekang oleh waktu. Berbeda dari ketoprak atau gado-gado, doclang menggunakan ketupat berbalut daun patat yang direbus berjam-jam hingga memunculkan aroma unik. Disiram bumbu kacang dan kecap, dilengkapi telur, tahu, serta kentang goreng, doclang menghadirkan kelezatan sederhana yang autentik.
3. Soto Mi Bogor, Unik dan Mengenyangkan
Jika biasanya soto identik dengan nasi, soto mi Bogor justru menawarkan sensasi berbeda. Mi kuning, risol, kikil, kol, kentang, dan potongan tomat berenang dalam kuah gurih yang segar. Sambal, jeruk limau, serta emping menjadi pelengkap sempurna yang membuat semangkuk soto mi sulit untuk ditolak.
4. Asinan Bogor, Segar di Tengah Kota Hujan
Asinan menjadi pilihan pas bagi penikmat rasa segar dan pedas. Sayuran rebus seperti sawi, kol, tauge, dan timun berpadu dalam kuah asam-manis-pedas yang khas. Disajikan bersama kerupuk merah dan kacang goreng, asinan Bogor selalu berhasil membangkitkan selera, apalagi saat siang hari.
5. Roti Unyil, Kecil-kecil Menggoda
Ukuran boleh mungil, tapi soal rasa roti unyil tak pernah main-main. Teksturnya lembut dengan beragam isian seperti cokelat, keju, hingga kacang membuat kudapan ini cocok sebagai oleh-oleh khas Bogor. Satu kotak roti unyil rasanya tak pernah cukup.
6. Cungkring, Gurih Manis yang Melekat di Lidah
Cungkring adalah perpaduan unik kikil dan bagian kepala sapi yang dimasak dengan bumbu kuning, lalu disiram saus kacang manis. Biasanya disajikan bersama lontong atau nasi ketan putih bertabur kelapa parut. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih-manis yang khas, menjadikan cungkring salah satu kuliner favorit warga Bogor.
7. Dodongkal, Manis Tradisional Penuh Nostalgia
Dodongkal sekilas menyerupai kue putu, namun dengan tekstur lebih kenyal dan bentuk menyerupai tumpeng kecil. Terbuat dari tepung beras dan gula aren, dodongkal disajikan di atas daun pisang dan ditutup parutan kelapa. Rasanya sederhana namun sarat kehangatan tradisi.
8. Bolu Lapis Talas, Ikon Oleh-Oleh Bogor
Bolu lapis talas telah menjadi simbol modern kuliner Bogor. Warna ungunya yang khas berasal dari talas sebagai bahan utama. Beragam varian—mulai dari keju, brownies, vanilla-cokelat, hingga durian—membuat bolu ini digemari lintas generasi dan selalu diburu wisatawan.
9. Mi Glosor, Kenyal dan Menggugah Selera
Mi glosor memiliki ciri khas warna kuning menyala dan tekstur licin yang “meluncur” saat disantap. Disajikan dengan cita rasa pedas, asin, dan gurih, mi glosor biasanya dilengkapi bakso, sayuran, serta taburan bawang goreng. Tak heran kuliner ini kerap diburu saat waktu berbuka puasa.
10. Ngo Hiang, Akulturasi Rasa yang Bersahaja
Ngo hiang merupakan pengaruh kuliner Tiongkok yang berpadu dengan selera lokal Bogor. Berisi lobak, wortel, kentang, tahu, dan rolade ayam, ngo hiang disajikan dengan kuah kaldu hangat atau saus kacang. Rasanya ringan namun kaya, cocok dinikmati kapan saja.
Bogor bukan hanya tentang hujan dan pepohonan, tetapi juga tentang rasa yang menghangatkan. Dari satu sudut kota ke sudut lainnya, kuliner khas Bogor menyimpan cerita, tradisi, dan kelezatan yang selalu mengundang untuk kembali. Jika berkunjung ke Kota Hujan, pastikan lidah Anda ikut berpetualang menikmati ragam rasanya.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
