Breaking News
light_mode

Imigrasi Bongkar Sindikat Penipuan WNA Jepang di Sentul, 13 Orang Diamankan

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, BOGORNEWS– Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mengamankan 13 Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan daring (online scamming) dengan menyasar warga lanjut usia di Jepang.

Pengungkapan kasus ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, serta Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh.

Beroperasi dari Rumah Sewa di Kawasan Golf

Para pelaku diketahui menyewa sejumlah rumah di kawasan elite Sentul sejak Februari 2026 dan telah beroperasi selama kurang lebih satu bulan. Lokasi tersebut berada di Jalan Parahyangan Golf Blok G76 dan G78 dan Jalan Bukit Golf Hijau Raya Nomor 4.

Dari hasil pemeriksaan, 13 WNA tersebut terdiri dari satu orang berinisial SR yang menggunakan Visa on Arrival (VoA), serta 12 lainnya menggunakan visa kunjungan B12 dengan alasan kegiatan pra-investasi.

Inisial 12 WNA tersebut yakni TY, TM, AO, MM, TA, SM, KN, TS, ST, SK, NK, dan TO.

Modus: Mengaku Petugas NTT Docomo hingga Polisi Jepang

Sindikat ini menjalankan penipuan dengan skema yang terstruktur dan meyakinkan. Target mereka adalah warga negara Jepang yang berada di luar Indonesia, sebagian besar berusia lanjut.

Pelaku menyamar sebagai petugas provider telekomunikasi Jepang, NTT Docomo. Korban dituduh menggunakan layanan ilegal atau memalsukan identitas berdasarkan skrip yang telah disiapkan.

Untuk memperkuat tipu daya, beberapa anggota berpura-pura sebagai aparat Kepolisian Jepang. Korban kemudian diarahkan melakukan panggilan video melalui aplikasi LINE. Dalam proses tersebut, pelaku bahkan menggunakan efek suara menyerupai radio kepolisian demi menciptakan kesan situasi darurat.

Korban juga diminta mengakses situs palsu yang menampilkan surat perintah penangkapan (taihojo) lengkap dengan nama korban dan stempel menyerupai pengadilan Jepang. Setelah korban panik, pelaku mengarahkan mereka menunjukkan buku tabungan, saldo rekening, bahkan menjual saham dan mentransfer dana dalam jumlah besar.

Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana menjelaskan pengungkapan kasus ini murni hasil pengawasan dan informasi masyarakat.

“Ini tidak ada request dari pemerintah Jepang. Murni hasil pengawasan anggota kami di wilayah Bogor. Karena komunikasi yang baik dengan masyarakat, setiap ada pergerakan mencurigakan langsung diinformasikan,” ujarnya.

Tim Imigrasi kemudian melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), surveilans, hingga undercover sebelum akhirnya mengamankan para pelaku.

Nilai Kerugian dan Jumlah Korban Masih Didalami

Terkait jumlah korban dan nilai kerugian, pihak Imigrasi menyatakan masih dalam tahap pengembangan.

“Jumlah korban pastinya masih dalam pendalaman. Tetapi kalau melihat jumlah pelaku dan perangkat yang digunakan, kemungkinan korbannya cukup banyak,” kata Yuldi Yusman.

Ia menambahkan, perangkat yang diamankan tergolong canggih untuk operasi scamming, termasuk router berkapasitas tinggi yang belum pernah ditemukan dalam kasus serupa sebelumnya.

Tidak Ada Keterlibatan WNI

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan keterlibatan Warga Negara Indonesia dalam sindikat tersebut. Hanya terdapat satu WNI yang berperan sebagai sopir dan membantu aktivitas operasional, yang kini juga dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Para pelaku rata-rata berusia antara 40 hingga 45 tahun, dengan satu orang berusia 25 tahun. Hingga kini belum ada yang mengakui sebagai pimpinan jaringan. Seluruhnya meminta pendampingan dari Kedutaan Jepang dan penasihat hukum.

Terancam Deportasi dan Proses Hukum Lanjutan

Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan para terduga akan menjalani proses hukum keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku. Koordinasi intensif juga telah dilakukan dengan pihak Konsulat Jepang di Indonesia.

Rencana deportasi akan dilakukan ke Jepang setelah proses pemeriksaan selesai. Di negara asalnya, para pelaku akan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum setempat.

“Komitmen kami jelas, hanya orang asing yang berkualitas dan patuh hukum yang boleh tinggal dan beraktivitas di Indonesia,” tegas Yuldi Yusman.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Petenis Muda Lolos Seleknas, Siap Perkuat Timnas Tenis Indonesia KU14 di WJTC 2026

    Enam Petenis Muda Lolos Seleknas, Siap Perkuat Timnas Tenis Indonesia KU14 di WJTC 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Kabar membanggakan datang dari dunia tenis nasional. Sebanyak enam petenis muda terbaik Indonesia kelompok umur (KU) 14 tahun resmi lolos tahapan Seleksi Nasional (Seleknas) dan dipastikan akan memperkuat Tim Nasional Tenis Indonesia KU14 pada ajang World Junior Tennis Championship (WJTC) 2026 di Kuching, Malaysia, April mendatang. Seleknas yang digelar oleh PP Pelti ini […]

  • Musrenbang Penutup Kota Bogor, Dedie Rachim Dorong Pembangunan Bogor Utara Lebih Revolusioner

    Musrenbang Penutup Kota Bogor, Dedie Rachim Dorong Pembangunan Bogor Utara Lebih Revolusioner

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR,  bogornews– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka secara langsung Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Utara yang berlangsung di Aula Kebo Jati, Kelurahan Cibuluh, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Musrenbang Kota Bogor Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Dedie menegaskan bahwa Bogor Utara memiliki peran historis sebagai gerbang Kota Bogor dengan potensi […]

  • PSSI Kabupaten Bogor Siap Gulirkan Liga Jabar Istimewa 2026, Puluhan Klub Usia Dini Ambil Bagian

    PSSI Kabupaten Bogor Siap Gulirkan Liga Jabar Istimewa 2026, Puluhan Klub Usia Dini Ambil Bagian

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Atmosfer kompetisi sepak bola usia dini di Kabupaten Bogor kian memanas. PSSI Kabupaten Bogor menunjukkan komitmennya dalam pembinaan pemain muda dengan kembali menggelar ajang bergengsi bertajuk Liga Jabar Istimewa 2026 Piala Bupati Bogor untuk kategori usia 10 dan 12 tahun. Selama ini, PSSI Kabupaten Bogor dikenal konsisten menggelar Bogor Junior League (BJL) dengan […]

  • Bupati Bogor Apresiasi Semangat Generasi Muda di Ajang Dash Run Bogor Balap Lari Pakansari

    Bupati Bogor Apresiasi Semangat Generasi Muda di Ajang Dash Run Bogor Balap Lari Pakansari

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, BOGORNEWS– Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan anak-anak muda dalam ajang Dash Run Bogor Balap Lari yang digelar di kawasan Stadion Pakansari, Sabtu (28/2/2026). Menurut Rudy Susmanto, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas sekaligus membangun kebersamaan dalam […]

  • Cegah HIV/AIDS, Calon Pengantin Wajib Tes Kesehatan di Kota Bogor

    Cegah HIV/AIDS, Calon Pengantin Wajib Tes Kesehatan di Kota Bogor

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS— Upaya pencegahan penularan HIV/AIDS terus diperkuat Pemerintah Kota Bogor, salah satunya melalui kewajiban pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin). Kebijakan ini dinilai penting mengingat salah satu jalur utama penularan HIV adalah melalui hubungan seksual. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi catin merupakan bagian dari strategi […]

  • Perempuan Tani HKTI Didorong Ambil Peran di Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor

    Perempuan Tani HKTI Didorong Ambil Peran di Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Bogor untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan, banyak peluang ekonomi yang bisa dimasuki, khususnya oleh Perempuan Tani HKTI. Hal itu disampaikan Jenal Mutaqin saat membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Perempuan Tani HKTI DPC Kota […]

expand_less