Breaking News
light_mode

Butuh Waktu Berjam-jam, KPK Ungkap Sulitnya Proses OTT Bupati Pati Sudewo

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Bogornews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kompleksitas dan dinamika panjang dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Proses penindakan tersebut memakan waktu berjam-jam dan tidak dilakukan secara serentak lantaran melibatkan banyak pihak dengan peran yang belum langsung teridentifikasi.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa OTT berlangsung sejak Minggu malam (18/1/2026) hingga Senin dini hari. Delapan orang diamankan dalam rentang waktu yang berbeda-beda.

“Dari Minggu malam sampai Senin pagi kami masih bekerja. Penangkapan tidak dilakukan bersamaan. Ada yang diamankan pukul 20.00 WIB, 23.00 WIB, bahkan melewati tengah malam karena baru bertemu dan dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Asep dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (20/1/2026).

Asep menjelaskan, penyidik di lapangan sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi siapa saja pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan Bupati Pati. Hubungan antarindividu yang diamankan baru terungkap setelah pemeriksaan dan pendalaman keterangan yang berlangsung cukup lama.

“Di lapangan kami belum tahu ini siapa dan perannya apa. Baru setelah diperiksa berjam-jam dan saling dikonfirmasi keterangannya, terlihat bahwa mereka bagian dari jaringan yang sama,” jelasnya.

Menurut Asep, pada tahap awal OTT, KPK belum mengetahui keterhubungan antara satu pihak dengan pihak lainnya. Petunjuk baru muncul setelah penyidik menggali keterangan dari sejumlah kepala dinas dan pejabat terkait.

“Awalnya hanya ada informasi dugaan rasuah, tapi belum jelas relasinya. Setelah kami tanya ke pejabat lain, baru terungkap siapa yang merupakan orangnya Sudewo,” tambah Asep.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses penyusunan konstruksi perkara menjadi lebih rumit lantaran beberapa pihak tidak kooperatif saat pemeriksaan. Bahkan, penyidik mendapati indikasi adanya upaya saling mengabarkan antar pihak yang terjaring OTT.

“Ditemukan ada ponsel yang sudah di-reset. Dugaan kami, ada yang sempat memberi tahu pihak lain saat proses penangkapan berlangsung,” ungkapnya.

Tantangan lain muncul saat membawa para pihak, termasuk Sudewo, ke Jakarta. Keberadaan pendukung dan konstituen di lokasi membuat KPK harus menerapkan strategi pengamanan ekstra.

“Dalam perjalanan ke Jakarta kami juga berhadapan dengan konstituen dan pendukung, sehingga situasinya cukup dinamis,” kata Asep.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan delapan orang. Namun, setelah dilakukan gelar perkara, empat orang ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai memenuhi unsur perbuatan pidana dan kecukupan alat bukti. Mereka yakni Sudewo selaku Bupati Pati periode 2025–2030; Abdul Suyono selaku Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono selaku Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken; serta Karjan selaku Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.

KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp2,6 miliar dari penguasaan para tersangka. Seluruhnya ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 20 huruf c KUHP.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Jabar Matangkan Kerja Sama KI dengan Perguruan Tinggi se-Jawa Barat

    Kanwil Kemenkum Jabar Matangkan Kerja Sama KI dengan Perguruan Tinggi se-Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BANDUNG, bogornews– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) kian serius mendorong penguatan kesadaran dan pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan akademik. Hal itu ditandai dengan digelarnya Sosialisasi Kekayaan Intelektual bersama Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (2/2/2026). Kegiatan yang terpusat di Ruang Rapat Romli Atmasasmita, Kanwil Kemenkum […]

  • Pasca Lebaran, Tim Sepakbola Kabupaten Bogor Tancap Gas Menuju Porprov Jabar 2026

    Pasca Lebaran, Tim Sepakbola Kabupaten Bogor Tancap Gas Menuju Porprov Jabar 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Persiapan serius mulai dilakukan PSSI Kabupaten Bogor jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Usai libur Hari Raya Idulfitri, tim sepakbola Kabupaten Bogor dipastikan langsung menggeber latihan demi mencapai target maksimal. Ketua PSSI Kabupaten Bogor, H. Iswahyudi, mengatakan bahwa tim sepakbola putra dan putri Kabupaten Bogor akan segera memulai tahapan persiapan […]

  • Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) menggelar aksi demonstrasi di halaman Balai Kota Bogor, Senin (19/1/2026). Sejak pukul 10.00 WIB, para sopir mulai memadati lokasi untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang membatasi usia operasional angkutan perkotaan maksimal 20 tahun. Aksi unjuk rasa tersebut dipicu oleh pemberlakuan Peraturan Daerah […]

  • Kakomlek Kostrad Buka Bogor Junior League, Cetak Bibit Unggul Sepakbola Muda

    Kakomlek Kostrad Buka Bogor Junior League, Cetak Bibit Unggul Sepakbola Muda

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Kepala Komunikasi dan Elektronika (Kakomlek) Kostrad, Kolonel Cke William Pratomo, S.E., M.I.Pol., secara resmi membuka Liga Sepakbola kelompok usia U-13, U-15 dan U-17 Bogor Junior League (BJL) Piala Kakomlek Kostrad, Sabtu (24/01/2026). Pembukaan kompetisi berlangsung meriah di Lapangan Mandala Komlek Kostrad, Ciluar, Kabupaten Bogor. Turnamen ini diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit […]

  • Tahanan Kabur Saat Subuh Diguyur Hujan, Polsek Parungpanjang dalam Sorotan

    Tahanan Kabur Saat Subuh Diguyur Hujan, Polsek Parungpanjang dalam Sorotan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews – Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jabodetabek pada Senin (12/1/2026) dini hari menciptakan suasana tenang dan syahdu di Mapolsek Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Langit seolah menangis, sementara bumi menyambutnya dengan sunyi. Namun, ketenangan itu justru menjadi celah emas bagi seorang tahanan untuk melarikan diri. Peristiwa kaburnya tahanan tersebut diduga terjadi menjelang waktu subuh, […]

  • Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Pemkot Bogor secara resmi mengolaborasikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai upaya strategis menuju target zero stunting. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 24 KKMP se-Kota […]

expand_less