Banjir Rendam Permukiman Warga di Bojong Gede, BPBD Kabupaten Bogor Lakukan Kaji Cepat
- account_circle Nelyani
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogor, bogornews– Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di Kampung Duren Baru RT 02 RW 07, Desa Susukan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026) pagi. Luapan air berasal dari Kali Pesanggrahan yang meluber setelah tembok halaman salah satu rumah warga jebol.
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Bogor, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Air menggenangi halaman rumah warga dengan ketinggian kurang lebih 60 sentimeter.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor, Asep S, menjelaskan bahwa tembok halaman rumah yang jebol tidak mampu menahan derasnya aliran air akibat curah hujan yang tinggi.
“Tembok halaman sudah pernah terdorong air pada Agustus 2025 lalu, dan pagi ini kembali jebol sehingga aliran air langsung masuk ke area rumah warga,” jelas Asep.
Dalam kejadian ini, satu rumah dengan satu kepala keluarga atas nama Achmad Soeleman terdampak banjir. Meski demikian, tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi.
Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor menerima laporan dari aparat desa sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung bergerak ke lokasi pada pukul 08.30 WIB.
Penanganan di lokasi berlangsung hingga pukul 09.30 WIB dengan melakukan koordinasi bersama aparatur setempat, kaji cepat, serta analisa di tempat kejadian musibah (TKM).
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Hasil analisa kami menunjukkan bahwa tembok yang jebol belum mendapatkan penanganan permanen dan memerlukan tindak lanjut dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Asep.
Saat ini, kondisi air telah surut dan rumah warga masih bisa ditempati. BPBD Kabupaten Bogor mencatat kebutuhan mendesak berupa logistik tanggap darurat sebagai langkah antisipasi ke depan.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat intensitas hujan tinggi, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
- Penulis: Nelyani
- Editor: Teh Nelly
