Perempuan Tani HKTI Didorong Ambil Peran di Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor
- account_circle Nellyani
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, bogornews– Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Bogor untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan, banyak peluang ekonomi yang bisa dimasuki, khususnya oleh Perempuan Tani HKTI.
Hal itu disampaikan Jenal Mutaqin saat membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Perempuan Tani HKTI DPC Kota Bogor yang digelar di Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, gerakan pangan murah tidak hanya berfungsi membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga dapat menjadi ruang promosi produk pertanian milik anggota HKTI.
“Melalui kegiatan ini, produk-produk dari anggota HKTI bisa dikenal lebih luas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih besar,” ujar Jenal.
Jenal juga menyoroti pesatnya pertumbuhan ekonomi Kota Bogor dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu pendorongnya adalah hadirnya dapur MBG yang telah menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor meningkat signifikan, terutama sejak hadirnya dapur MBG. Ini peluang nyata yang bisa dimanfaatkan,” kata Jenal.
Ia menilai, peluang tersebut sangat relevan untuk digarap oleh Perempuan Tani HKTI, khususnya dalam penyediaan bahan baku bagi dapur-dapur MBG yang membutuhkan pasokan pangan secara berkelanjutan.
Dengan keterlibatan langsung tersebut, Perempuan Tani HKTI diharapkan tidak hanya berperan sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi lokal.
“Perempuan Tani HKTI tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus berani mengambil peluang ekonomi demi Kota Bogor yang masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
