Breaking News
light_mode

Haji Ramah Perempuan, Layanan Haji Diperkuat Lewat Diklat PPIH

  • account_circle Nelyani
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, bogornews — Pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan haji yang ramah perempuan melalui penguatan kualitas petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Menteri Haji dan Umrah RI mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan program pendidikan dan pelatihan (diklat) PPIH sejak tiga bulan lalu sebagai langkah awal peningkatan layanan haji ke depan.

Menurutnya, Diklat ini diharapkan mampu membentuk petugas yang lebih profesional, berintegritas, serta siap secara fisik dan mental dalam melayani jemaah. “Semoga Diklat ini menjadikan layanan haji semakin baik dan berorientasi pada kenyamanan jemaah,” ujarnya pada Pembukaan Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Komitmen pembenahan tata kelola haji sejatinya telah lama menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Sejak 2014, dalam visi dan misinya telah dicantumkan gagasan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Komitmen tersebut berlanjut pada 2019 hingga akhirnya pada 2024 ditetapkan pembentukan Kementerian Haji, meski terdapat kendala regulasi khususnya terkait wakaf. Atas dasar itu, pemerintah membentuk Badan Penyelenggara (BP) Haji sebagai solusi sementara sebelum revisi Undang-Undang rampung.

“Cita-cita tertinggi umat Islam adalah menunaikan ibadah haji. Karena itu, negara harus hadir dengan memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya. Setelah hampir satu tahun proses revisi Undang-Undang di Komisi VIII DPR RI, Kementerian Haji dan Umrah akhirnya lahir sebagai wujud tanggung jawab negara terhadap umat.

Ia menegaskan bahwa PPIH mengemban amanah besar, bukan hanya keagamaan tetapi juga kenegaraan. Penyelenggaraan haji menyentuh berbagai dimensi, mulai dari kemanusiaan, diplomasi, hingga politik. Dengan jumlah jemaah terbesar di dunia mencapai 221.000 orang per tahun, Indonesia dituntut memiliki sistem dan petugas yang unggul.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjalankan ibadah haji di luar visa resmi. Tahun sebelumnya, banyak jemaah non prosedural menjadi korban, bahkan ada yang hanya sampai Jeddah atau Mina tanpa dapat melaksanakan wukuf di Arafah.

Tahun 2026 disebut sebagai fase penting karena adanya perubahan regulasi serta karakteristik jemaah yang semakin beragam. Oleh karena itu, petugas haji dituntut lebih adaptif, profesional, dan fokus pada solusi.

“Petugas adalah pelayan tamu-tamu Allah. Orientasi kita adalah layanan,” katanya.

Diklat PPIH kali ini membekali peserta dengan pemahaman kebijakan yang terus berkembang, aspek teknis, pelayanan, pelindungan jemaah, hingga etika pelayanan. Peserta diharapkan memahami posisi, tugas, tim kerja, serta kepemimpinan di lapangan. Hal ini menjadi evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, dimana masih ditemukan keluhan akibat petugas yang belum memahami tugasnya secara optimal, meski dedikasi banyak petugas juga dinilai luar biasa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah menargetkan seluruh PPIH memahami tugas dan fungsinya dengan baik.

“Layani jemaah dengan keikhlasan. Orientasikan pada pelayanan Tamu Allah, jadilah PPIH yang baik,” pesan Menteri.

Ia juga menekankan bahwa biaya diklat cukup besar, sehingga peserta dengan rekam jejak dan rapor yang baik diharapkan dapat terus berkontribusi sebagai petugas haji.

Salah satu terobosan penting adalah penguatan konsep haji ramah perempuan. Mengingat jemaah haji Indonesia setiap tahun didominasi perempuan, pemerintah akan menghadirkan lebih banyak petugas perempuan serta core layanan khusus untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah perempuan.

Selain itu, kinerja PPIH akan dipantau dengan dukungan teknologi melalui sistem seperti Kawal Haji, sehingga pelayanan dapat diawasi secara transparan dan responsif. Diharapkan, penyelenggaraan haji ke depan menghadirkan aura berbeda sebagai tanda keberkahan dan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh jemaah Indonesia.

  • Penulis: Nelyani
  • Editor: Nelly

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam dan Mitigasi Bencana

    Islam dan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    HIDUP tidak pernah berjalan tunggal. Ia selalu berpasangan. Ada siang dan malam, ada laki-laki dan perempuan, ada tawa dan air mata, ada nikmat dan musibah. Semua itu bukan kebetulan, melainkan bagian dari hukum keteraturan Allah yang mengatur kehidupan manusia dan alam semesta dengan sangat rapi. Namun realitanya, tidak semua manusia siap menghadapi “pasangan hidup” tersebut. […]

  • Keren, Bogor Raih Predikat Kota Menuju Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup

    Keren, Bogor Raih Predikat Kota Menuju Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR,  BOGORNEWS– Dedie A. Rachim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta. Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan penanganan sampah secara masif dari hulu hingga hilir. Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)”, […]

  • Isra Miraj: Perjalanan Agung Rasulullah SAW Dalam Semalam, Tonggak Ibadah Umat Islam

    Isra Miraj: Perjalanan Agung Rasulullah SAW Dalam Semalam, Tonggak Ibadah Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Di tengah keheningan malam yang sunyi, Rasulullah Muhammad SAW menapaki salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Sebuah perjalanan suci yang melampaui batas ruang dan waktu, Isra Miraj menjadi bukti kebesaran Allah SWT sekaligus tonggak penting bagi umat Islam hingga hari ini. Isra Miraj bukan sekadar kisah spiritual, melainkan peristiwa monumental yang sarat makna. […]

  • Membludak, Goa Lalay Diserbu Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah

    Membludak, Goa Lalay Diserbu Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Momentum libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 membawa berkah bagi destinasi wisata alam Goa Lalay. Kawasan wisata yang berada di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ini dipadati ribuan pengunjung sejak hari pertama hingga hari keempat Lebaran. Lonjakan wisatawan terlihat signifikan, dengan pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai […]

  • DPRD Kota Bogor Soroti Anggaran Pendidikan Rp 744 Miliar, Bantuan Langsung untuk Warga Miskin Tak Sampai 3 Persen

    DPRD Kota Bogor Soroti Anggaran Pendidikan Rp 744 Miliar, Bantuan Langsung untuk Warga Miskin Tak Sampai 3 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews–Fakta mencengangkan terungkap dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Dari total anggaran pendidikan Tahun 2026 yang mencapai Rp 744,4 miliar, porsi bantuan pendidikan yang benar-benar dirasakan langsung oleh warga miskin ternyata sangat minim. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, secara tegas menyoroti kondisi tersebut. […]

  • Komisi IV DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga Daging dan Serapan Tenaga Kerja di RKA 2026

    Komisi IV DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga Daging dan Serapan Tenaga Kerja di RKA 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, Selasa (27/1/2026). Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 sekaligus sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian daerah. Rapat yang berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Kota Bogor itu dipimpin […]

expand_less