Breaking News
light_mode

DPRD Kota Bogor Soroti Anggaran Pendidikan Rp 744 Miliar, Bantuan Langsung untuk Warga Miskin Tak Sampai 3 Persen

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews–Fakta mencengangkan terungkap dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Dari total anggaran pendidikan Tahun 2026 yang mencapai Rp 744,4 miliar, porsi bantuan pendidikan yang benar-benar dirasakan langsung oleh warga miskin ternyata sangat minim.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, secara tegas menyoroti kondisi tersebut. Menurutnya, dana bantuan langsung seperti beasiswa pendidikan, hibah pendidikan, dan program tebus ijazah hanya dialokasikan sekitar Rp 22 miliar atau 2,9 persen dari total pagu anggaran Disdik.

“Ini angka yang membuat saya benar-benar elus dada. Uang rakyat yang dikelola Disdik mencapai Rp 744 miliar, tapi yang berbentuk bantuan langsung ke masyarakat tidak sampai 3 persen. Padahal inilah program yang paling ditunggu warga miskin,” ujar Dedi usai rapat di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (7/1/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, ketimpangan terlihat jelas dalam struktur belanja Disdik Tahun 2026. Belanja pegawai—baik gaji ASN maupun tenaga honorer—menyerap anggaran hingga Rp 480 miliar atau sekitar 64 persen dari total anggaran.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan “obesitas anggaran” pada sektor birokrasi, sementara program-program yang langsung menyentuh masyarakat justru mendapat porsi yang sangat terbatas.

Dedi menilai masih terdapat ruang fiskal yang cukup besar untuk dioptimalkan, khususnya pada pos Kegiatan Lainnya untuk Pemenuhan Pemerataan Mutu Pendidikan yang mencapai Rp 189,1 miliar atau 25 persen dari total anggaran.

“Di pos kegiatan mutu dan operasional ini ada anggaran Rp 189 miliar. Saya mendorong Disdik untuk menyisir kembali. Jika ada kegiatan seremonial atau rapat-rapat yang bisa dihemat, anggarannya sebaiknya dialihkan untuk memperbesar kuota beasiswa dan bantuan tebus ijazah,” tegasnya.

Dedi berharap, pembahasan anggaran pendidikan ke depan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan internal dinas, tetapi lebih berpihak kepada masyarakat kecil agar hak dasar anak-anak dari keluarga miskin untuk mengenyam pendidikan benar-benar terjamin.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    Lusiana Nurissiyadah Siap Kawal Hasil Musrenbang Tanah Sareal, Fokus Pembangunan Berorientasi Manfaat Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Anggota DPRD Kota Bogor dari daerah pemilihan Tanah Sareal, Lusiana Nurissiyadah, menegaskan komitmennya untuk mengawal hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal agar benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam Musrenbang Tanah Sareal yang digelar pada Selasa (20/1/2026), Lusiana menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam […]

  • Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning, Apresiasi Pejuang Kebersihan Kota

    Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning, Apresiasi Pejuang Kebersihan Kota

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS– Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Rabu (25/2/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar buka puasa bersama untuk lebih dari 150 petugas kebersihan atau pasukan kuning dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. Jamuan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, sebagai bentuk apresiasi atas […]

  • Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Rentan di Mulyaharja

    Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Rentan di Mulyaharja

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga lanjut usia (lansia). Sebanyak 25 paket sembako disalurkan kepada lansia rentan di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (23/1/2026). Bantuan tersebut merupakan program dari Pemkot Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok usia rentan. Penyerahan bantuan dilakukan […]

  • M Fadli Bidik Emas Kedua di APG 2026, Siap All Out di Nomor 4.000 Meter

    M Fadli Bidik Emas Kedua di APG 2026, Siap All Out di Nomor 4.000 Meter

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    NAKHON RATCHASIMA, bogornews– Atlet para cycling andalan NPCI Kabupaten Bogor, M Fadli Imammudin, masih berpeluang menambah koleksi medali emas untuk Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2026 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. M Fadli tampil impresif sejak awal kejuaraan. Pembalap para cycling asal Kabupaten Bogor ini telah […]

  • Pertamina Enduro Taklukkan Livin Mandiri 3-1 di Proliga 2026

    Pertamina Enduro Taklukkan Livin Mandiri 3-1 di Proliga 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    MEDAN, bogornews– Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih kemenangan penting pada seri kedua putaran pertama Proliga 2026, meski sempat mendapat perlawanan sengit dari Jakarta Livin Mandiri. Dalam laga yang berlangsung di GOR Voli Indoor Sport Center Medan, Sumatra Utara, Jumat (16/1/2026), Pertamina Enduro menang dengan skor 3-1 (25-15, 10-25, 25-21, 25-23). Kemenangan […]

  • Jaga Ketahanan Pangan , Peran Kaum Milenial Menjadi Kunci

    Jaga Ketahanan Pangan , Peran Kaum Milenial Menjadi Kunci

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Minat generasi milenial di Kabupaten Bogor untuk menekuni profesi sebagai petani kian menurun. Pertanian tak lagi dipandang sebagai pekerjaan yang menjanjikan oleh anak muda. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya jumlah petani usia produktif yang berpotensi menekan produktivitas pertanian sekaligus melemahkan daya saing hasil pertanian lokal. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Rini […]

expand_less