Resmikan Pavilion Bernuansa Heritage dan Ramah Lingkungan di Bogor, BSI Catat DPK Rp8,4 Triliun di 2025
- account_circle Nellyani
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, bogornews– PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam mendorong inklusi keuangan syariah dengan menghadirkan BSI Pavilion, gedung layanan perbankan bernuansa heritage dan ramah lingkungan di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Tengah, Jawa Barat. Gedung baru tersebut diresmikan pada Senin (19/1/2026) dan diharapkan menjadi ikon layanan syariah modern yang selaras dengan kearifan lokal Kota Bogor.
BSI Pavilion dirancang sebagai pusat layanan one stop solution bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya. Beragam kebutuhan nasabah dapat dilayani di satu lokasi, mulai dari transaksi perbankan, investasi emas, hingga layanan haji dan umrah. Kehadiran gedung ini merupakan hasil penataan ulang dan relokasi sejumlah kantor cabang BSI di wilayah Kota Bogor yang sebelumnya berdekatan, sehingga terintegrasi dalam satu bangunan yang lebih luas dan representatif.
Berdiri di atas lahan seluas 1.026 meter persegi, BSI Pavilion Bogor memiliki lima lantai dan satu basement. Desain fasadnya mengadopsi unsur arsitektur heritage untuk mendukung citra Bogor sebagai kota bersejarah. Tak hanya itu, gedung ini juga dilengkapi panel surya sebagai sumber energi alternatif, yang mencerminkan komitmen BSI dalam mendukung konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan.
Direktur Sales dan Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan harapannya agar kehadiran BSI Pavilion Bogor dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. “Bogor merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan bisnis perbankan syariah. Gedung ini diharapkan menjadi wadah sinergi untuk memperkuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, khususnya di Jawa Barat,” ujarnya.
Anton menambahkan, hingga Desember 2025 kinerja BSI di wilayah Bogor menunjukkan pertumbuhan positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp8,4 triliun atau tumbuh 4,5 persen secara year to date (YTD), dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,92 triliun tumbuh 5,17 persen (YTD). Jumlah nasabah BSI di wilayah Bogor kini mencapai sekitar 708 ribu, didukung layanan lebih dari 24 kantor cabang, 156 ATM, 12.410 QRIS, serta 338 mesin EDC.
Di tengah pesatnya transformasi digital, BSI terus mengembangkan berbagai inovasi layanan melalui aplikasi superapps BYOND by BSI dan beragam e-channel. Meski demikian, kehadiran kantor cabang fisik tetap dinilai penting. “Masih banyak masyarakat yang membutuhkan akses layanan langsung dan ingin melihat physical brand BSI dengan lokasi yang mudah dijangkau, baik di perkotaan maupun hingga ke pelosok daerah,” katanya.
Selain layanan kantor cabang, BSI juga mengoptimalkan berbagai kanal layanan lainnya, seperti Bank Emas, BSI Call 14040, BSI ATM, BSI Agen yang jumlahnya mencapai 126 ribu, BSI Net Banking, BEWIZE by BSI, hingga layanan remitansi di sejumlah negara.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik kehadiran BSI Pavilion di Kota Hujan. Menurutnya, Bogor memiliki keunikan dalam menjaga kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. “Kami menyambut baik penguatan layanan Bank Syariah Indonesia di wilayah Bogor untuk memberikan akses layanan keuangan syariah yang kompetitif, sehingga mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dengan konsep heritage yang berpadu dengan teknologi dan prinsip ramah lingkungan, BSI Pavilion Bogor diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan perbankan syariah, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pelestarian budaya, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
