Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Korem 061 Bogor, Terima Kujang Simbol Jati Diri Tatar Pasundan
- account_circle Nellyani
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, bogornews– Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Kamis (15/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Dalam agenda tersebut, Pangdam III/Siliwangi menegaskan komitmennya untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) di wilayah Korem 061/Suryakancana, dalam membangun kebersamaan serta mencari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Kunjungan Pangdam ke Bogor juga diwarnai dengan prosesi adat yang sarat makna. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Bupati Bogor Rudi Susmanto menyerahkan Kujang, senjata pusaka khas Sunda, sebagai simbol penghormatan dan jati diri masyarakat Tatar Pasundan kepada Pangdam III/Siliwangi yang membawahi wilayah Jawa Barat dan Banten.
Mayor Jenderal TNI Kosasih mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Kujang. Ia menceritakan bahwa saat masih aktif berdinas, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pernah menghadiahkan Kujang kepadanya, disertai harapan agar suatu saat ia kembali mengabdi di Jawa Barat sebagai Panglima.
“Alhamdulillah, harapan itu akhirnya terwujud hari ini. Kujang ini memiliki makna sangat dalam bagi saya secara pribadi,” ujar Pangdam.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi berpesan kepada seluruh pemangku kebijakan di wilayah Korem 061/Suryakancana agar terus bersinergi dan berperan aktif memfasilitasi solusi bagi kebutuhan masyarakat, serta membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan bersama.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bogor, Gatut Susanta, menilai pemberian Kujang kepada Pangdam III/Siliwangi merupakan simbol yang tepat. Menurutnya, Kujang adalah identitas masyarakat Sunda yang tidak hanya berfungsi sebagai alat bela diri tradisional, tetapi juga digunakan oleh leluhur dalam bercocok tanam.
“Kujang adalah jati diri urang Sunda. Filosofinya sangat selaras dengan nilai-nilai kepemimpinan Siliwangi,” ungkap Gatut.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
