Breaking News
light_mode

Penertiban PKL Diperkuat, Pemkot Bogor Optimalkan Dua Pasar Relokasi

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor semakin serius menata kawasan pusat perdagangan dengan memperkuat penertiban pedagang kaki lima (PKL) sekaligus mengoptimalkan dua pasar relokasi, yakni Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penataan kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang saat ini tengah direnovasi. Penertiban difokuskan pada PKL yang masih berjualan di sepanjang Jalan Roda, Pedati, Bata, hingga Lawang Seketeng.

Menurut Dedie, Pemkot telah menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk menampung para pedagang. Pasar Gembrong Sukasari mampu menampung sekitar 600 pedagang, sementara Pasar Jambu Dua memiliki kapasitas hingga 1.200 pedagang.

“Dua pasar ini akan efektif jika seluruh aktivitas perdagangan terpusat di dalam pasar,” ujarnya usai meninjau kawasan Pasar Bogor, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, ke depan tidak akan ada lagi aktivitas jual beli di badan jalan. Seluruh pedagang diwajibkan beroperasi di dalam kios atau tempat resmi yang telah disediakan.

“Ke depan, Kota Bogor tidak akan memperbolehkan kembali orang berjualan di lapak PKL. Semua perniagaan harus dilakukan di dalam pasar,” tegasnya.

Optimalisasi pasar ini juga menjadi upaya melindungi investasi yang telah dilakukan melalui kerja sama antara Pemkot Bogor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya. Hingga saat ini, tercatat sekitar 400 pedagang telah menempati kedua pasar tersebut, baik hasil relokasi maupun pedagang lama.

Pemkot Bogor memberikan batas waktu hingga 26 Maret 2026 atau setelah Lebaran bagi para pedagang untuk menghentikan aktivitas di lapak PKL. Kesepakatan ini sebelumnya telah disetujui bersama dalam proses sosialisasi relokasi.

Setelah tenggat waktu tersebut, tidak akan ada toleransi bagi PKL yang masih berjualan di kawasan Jalan Roda, Jalan Pedati, Jalan Bata, dan Jalan Lawang Seketeng. Pemerintah juga siap menerapkan sanksi sesuai Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum.

Tak hanya itu, penataan juga akan diperluas ke sejumlah ruas jalan lainnya seperti Jalan Dewi Sartika, Jalan Merdeka, dan Jalan MA Salmun.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Makanan Khas Bogor Populer yang Menggugah Selera

    10 Makanan Khas Bogor Populer yang Menggugah Selera

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Jejak Rasa Kota Hujan dari Pagi Hingga Malam Hujan seperti sudah menjadi denyut nadi Kota Bogor. Terletak di kaki Gunung Salak dan hanya sekitar 59 kilometer dari Jakarta, Bogor dikenal sejuk, hijau, dan ramah bagi para pelancong. Namun lebih dari sekadar Kebun Raya Bogor atau wisata alamnya yang memesona, Kota Hujan menyimpan satu kekayaan lain […]

  • Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Mahasiswa UIKA Jadi Generasi Beradab dan Berdampak

    Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Mahasiswa UIKA Jadi Generasi Beradab dan Berdampak

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, S.Si., M.Si., mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga beradab serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Adityawarman saat menghadiri Kuliah Umum di Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, Senin (26/1/2026). Dalam pemaparannya, […]

  • Perkuat Layanan Kesehatan dan Kebencanaan, Bupati Bogor Bertemu PMI Kabupaten Bogor

    Perkuat Layanan Kesehatan dan Kebencanaan, Bupati Bogor Bertemu PMI Kabupaten Bogor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews— Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan dan penanganan kebencanaan. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati, Kamis (23/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan […]

  • Dedie Rachim Optimistis Gedung Paviliun BSI Dorong Kualitas Layanan dan Pertumbuhan Ekonomi Bogor

    Dedie Rachim Optimistis Gedung Paviliun BSI Dorong Kualitas Layanan dan Pertumbuhan Ekonomi Bogor

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia (BSI) Bogor mampu meningkatkan kenyamanan nasabah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan perbankan syariah di Kota Bogor. Selain itu, gedung baru ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan produk-produk BSI. Harapan tersebut disampaikan Dedie Rachim saat menghadiri […]

  • Yantie Rachim Ajak Perempuan Minangkabau Teladani Jejak Pejuang Perempuan Sumatera Barat

    Yantie Rachim Ajak Perempuan Minangkabau Teladani Jejak Pejuang Perempuan Sumatera Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor sekaligus Penasihat Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PKBM) Kota Bogor, Yantie Rachim, mengajak perempuan Minangkabau untuk meneladani semangat dan perjuangan tokoh-tokoh perempuan asal Sumatera Barat yang telah memberi warna penting bagi perjalanan bangsa. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    DI tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh tuntutan, banyak orang merasa lelah tanpa tahu pasti apa yang dikejar. Ambisi berlapis, keinginan yang tak pernah usai, serta dorongan untuk selalu terlihat “lebih” kerap membuat hidup terasa berat. Padahal, Islam telah lama menawarkan jalan yang jauh lebih tenang: hidup sederhana dan ikhlas. Kesederhanaan dan keikhlasan bukan […]

expand_less