Breaking News
light_mode

Imigrasi Sebut Kasus Penipuan Online WNA Jepang Baru Pertama Kali Terjadi, Ini Modua Pelaku

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, BOGORNEWS– Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap kasus penipuan daring (online scamming) yang melibatkan 13 Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor. Kasus ini menjadi yang pertama kali ditangani Imigrasi dengan pelaku dan korban sama-sama warga negara Jepang.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah penindakan oleh Imigrasi.

“Ini kasus pertama, pelakunya orang Jepang dan korbannya juga orang Jepang. Selama ini kita tahu biasanya pelakunya dari negara lain,” ujar Yuldi dalam konferensi pers.

Pengungkapan kasus ini murni hasil pengawasan dan pengembangan yang dilakukan jajaran Kantor Imigrasi Bogor, tanpa adanya permintaan dari Pemerintah Jepang.

Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan Sentul.

“Karena komunikasi kami dengan masyarakat cukup baik, begitu ada pergerakan mencurigakan langsung diinformasikan. Kami lakukan pulbaket, surveillance, hingga undercover, dan ditemukan kegiatan warga negara Jepang yang melakukan penipuan online,” jelasnya.

Modus: Menyamar sebagai NTT Docomo dan Polisi Jepang

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sindikat ini menargetkan warga Jepang yang berada di luar Indonesia, terutama kalangan lanjut usia.

Modus yang digunakan tergolong rapi dan terstruktur:

Pelaku menyamar sebagai petugas provider telekomunikasi Jepang, NTT Docomo

Korban dituduh menggunakan layanan ilegal atau memalsukan identitas

Anggota lain berperan sebagai Kepolisian Jepang

Korban diarahkan melakukan video call melalui aplikasi LINE

Diperdengarkan simulasi suara radio kepolisian

Korban diminta membuka situs palsu berisi surat perintah penangkapan (Taihojo) lengkap dengan stempel menyerupai pengadilan Jepang

Korban diminta menunjukkan buku tabungan, saldo, hingga menjual saham dan mentransfer dana dalam jumlah besar

“Kalau jumlah korban secara pasti masih dalam pendalaman. Tapi melihat jumlah pelakunya ada 13 orang dan sistem yang mereka bangun, kemungkinan korbannya cukup banyak,” kata Yuldi.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bogor Kembali Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 98 Persen

    Kota Bogor Kembali Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 98 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 kategori Pratama yang dianugerahkan oleh pemerintah pusat melalui BPJS Kesehatan. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pada acara Penganugerahan UHC Award 2026 yang berlangsung di Ballroom JIEXPO […]

  • Marak Penjualan Tanah Kavling, Bupati Bogor Tegaskan Akan Kaji Ketat Perizinan

    Marak Penjualan Tanah Kavling, Bupati Bogor Tegaskan Akan Kaji Ketat Perizinan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Maraknya aktivitas penjualan tanah kavling di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor mendapat perhatian serius dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Fenomena tersebut belakangan ramai ditemukan di beberapa kecamatan, khususnya di Bogor Timur dan Bogor Selatan. Bupati Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak tinggal diam dan berkomitmen untuk mengkaji secara menyeluruh aspek perizinan penjualan kavling perumahan […]

  • GSB Sabet Tiga Gelar Juara di Kejurkot Bogor Seri 1 2026

    GSB Sabet Tiga Gelar Juara di Kejurkot Bogor Seri 1 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bogor Seri 1 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Pajajaran menjadi ajang unjuk kekuatan bagi Galaxy Stars Basketball (GSB). Klub pembinaan basket asal Kota Bogor ini tampil impresif dengan menyabet tiga gelar juara dari empat kategori umur yang dipertandingkan. Galaxy Stars Basketball berhasil keluar sebagai champion pada kategori KU […]

  • BBS Laporkan Dugaan Tambang Ilegal Bogor Barat ke Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp50 Miliar

    BBS Laporkan Dugaan Tambang Ilegal Bogor Barat ke Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp50 Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS– Gelombang protes terhadap maraknya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Bogor Barat memasuki babak baru. Komunitas Bogoh Bumi Sunda (BBS) resmi melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp49,4 miliar. Dalam laporan tersebut, BBS mengungkap dugaan praktik tambang ilegal yang berlangsung bertahun-tahun dan tidak hanya merusak […]

  • Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian/lembaga menjajaki peluang kerja sama pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkuler dengan Pemerintah Jepang. Hal ini dilakukan melalui keikutsertaan dalam lokakarya internasional yang diselenggarakan The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) di Senju Azuma, Adachi-ku, Tokyo, Jepang. Kegiatan bertajuk […]

  • Prabowo Tegaskan Pariwisata Tak Akan Tumbuh Jika Kota dan Desa Masih Jorok

    Prabowo Tegaskan Pariwisata Tak Akan Tumbuh Jika Kota dan Desa Masih Jorok

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan pariwisata nasional sangat bergantung pada keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah. Penekanan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2). Menurut Prabowo, masalah sampah yang dibiarkan berlarut-larut bukan hanya […]

expand_less