Breaking News
light_mode

Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy, mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat agar masuk sebagai prioritas dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tahun 2026. Ia menegaskan, regulasi tersebut sangat penting untuk menjamin hak-hak masyarakat adat, khususnya komunitas Kasepuhan yang hingga kini belum memiliki payung hukum daerah.

“Kami sudah mengusulkan kepada Badan Pembentuk Perda (Bapem Perda) agar Raperda ini masuk dalam daftar prioritas Prolegda dan sekaligus dapat disahkan pada tahun 2026,” ujar Jaro Peloy saat dihubungi, Kamis (15/1/2026).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, keberadaan masyarakat hukum adat harus dinaungi regulasi yang jelas dan kuat. Hal ini bukan sekadar pengakuan formal, tetapi juga bentuk komitmen konstitusional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) UUD 1945. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun budaya, sekaligus melakukan upaya pemberdayaan secara berkelanjutan.

Tujuan pengakuan masyarakat hukum adat, lanjut Jaro Peloy, adalah untuk mewujudkan keadilan, melindungi hak-hak tradisional seperti tanah ulayat, sumber daya alam, dan budaya, sekaligus menegakkan identitas lokal. Pengakuan tersebut juga dinilai mampu mencegah konflik, mendorong pembangunan berkelanjutan yang inklusif, serta memperkuat keharmonisan sosial dan persatuan bangsa sesuai nilai Pancasila dan UUD 1945.

Ia menjelaskan, pengakuan masyarakat hukum adat merupakan pengesahan formal negara terhadap eksistensi dan hak-hak tradisional komunitas adat yang hidup turun-temurun berdasarkan wilayah dan/atau garis genealogis. Dengan adanya pengakuan ini, masyarakat adat dapat menjalankan hak-haknya secara mandiri dan mendapatkan perlindungan hukum seiring perkembangan zaman.

“Kebutuhan hukum masyarakat adat di Kabupaten Bogor bukan hanya pengakuan, tetapi juga perlindungan hukum yang adil dan merata serta pemberdayaan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.

Melalui Raperda tersebut, Jaro Peloy berharap ada pendekatan terpadu dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat adat, mulai dari penguatan kelembagaan adat, pengembangan kapasitas pendidikan dan pelatihan, pengelolaan sumber daya, hingga pelestarian budaya berbasis kearifan lokal.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar. Banyak warga Kasepuhan di Bogor yang masih menjaga adat-istiadat leluhur, tetapi belum ada regulasi daerah yang benar-benar menaungi mereka,” pungkas Jaro Peloy.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Rentan di Mulyaharja

    Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Rentan di Mulyaharja

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga lanjut usia (lansia). Sebanyak 25 paket sembako disalurkan kepada lansia rentan di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (23/1/2026). Bantuan tersebut merupakan program dari Pemkot Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok usia rentan. Penyerahan bantuan dilakukan […]

  • Bupati Bogor Tegaskan Program Prioritas Harus Berangkat dari Aspirasi Masyarakat

    Bupati Bogor Tegaskan Program Prioritas Harus Berangkat dari Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews–Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa seluruh program prioritas pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bogor harus berangkat dari aspirasi masyarakat di tingkat paling bawah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Puspanegara, Senin (12/1/2026). Menurut Rudy, Musrenbang menjadi forum strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan secara langsung kepada pemerintah […]

  • ANTAM Benarkan Tiga Korban Meninggal di Gunung Pongkor, Bukan Pegawai Perusahaan

    ANTAM Benarkan Tiga Korban Meninggal di Gunung Pongkor, Bukan Pegawai Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali memberikan klarifikasi terbaru terkait peristiwa kepulan asap yang terjadi di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) ANTAM Level 700, Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Dalam keterangan resminya, ANTAM membenarkan bahwa tim evakuasi telah menemukan tiga orang korban meninggal dunia. Namun, ketiga korban tersebut dipastikan bukan merupakan […]

  • Turunkan 750 Atlet, Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas di Porprov Jabar

    Turunkan 750 Atlet, Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas di Porprov Jabar

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS– Kontingen Kota Bogor menunjukkan keseriusan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Sebanyak 750 atlet dipastikan siap berlaga setelah dinyatakan lolos verifikasi medis. Dengan kekuatan tersebut, Kota Bogor menargetkan raihan lebih dari 100 medali emas. Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan saat ini pihaknya terus mematangkan persiapan melalui rapat koordinasi intensif. […]

  • CFD Kabupaten Bogor Tak Lagi Terpusat, Cileungsi Jadi Bukti Ruang Publik Sehat Hadir di Kecamatan

    CFD Kabupaten Bogor Tak Lagi Terpusat, Cileungsi Jadi Bukti Ruang Publik Sehat Hadir di Kecamatan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CILEUNGSI, bogornews– Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Bogor kini tidak lagi terpusat di kawasan Cibinong atau Tegar Beriman. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menghadirkan ruang publik sehat di berbagai kecamatan, salah satunya di Kecamatan Cileungsi. Hal tersebut ditegaskan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri kegiatan Car Free Day yang dirangkai dengan Cileungsi Bubble […]

  • Didominasi Wisatawan Korea Selatan, Sanggraloka Ubud Muncul sebagai Barometer Baru Eco-Luxury Retreat di Indonesia

    Didominasi Wisatawan Korea Selatan, Sanggraloka Ubud Muncul sebagai Barometer Baru Eco-Luxury Retreat di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BALI, bogornews– Sanggraloka Ubud mencatatkan performa positif sepanjang akhir 2025 dengan dominasi wisatawan asal Korea Selatan sebagai pasar utama tamu asing. Tren ini menandai pergeseran signifikan arah pariwisata Bali menuju segmen wellness dan retret premium berbasis alam, budaya, serta privasi. Pada masa soft-opening akhir 2025, tingkat hunian Sanggraloka Ubud diperkirakan telah mencapai 65–70 persen. Capaian […]

expand_less