Jenal Mutaqin Lepas Tiga Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera
- account_circle Nelyani
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogor, bogornews — Wujud kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan warga Kota Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, secara resmi melepas tiga unit truk bantuan untuk korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera di Graha Pena Radar Bogor, Sabtu (10/1/2026).
Dalam sambutannya sebelum pelepasan bantuan, Jenal menegaskan bahwa empati menjadi kunci utama dalam merespons bencana. Ia mengaku sempat turun langsung ke lokasi bencana bersama Kepala BPBD dan merasakan betul beratnya ujian yang dihadapi masyarakat setempat.
“Berbicara tentang bantuan ke lokasi bencana, tidak ada kata lain selain empati. Kehadiran kita di sana menjadi pembelajaran hidup tentang ketabahan dan rasa syukur,” ujar Jenal Mutaqin.
Sebanyak 11 ton logistik senilai Rp1,07 miliar diangkut dalam tiga truk tersebut. Bantuan itu merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya SalamAid, Radar Bogor, JSAN, lembaga publik, serta komunitas masyarakat, yang bersatu mendukung proses pemulihan pascabencana.
Jenal Mutaqin mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat Bogor. Ia menegaskan kesiapan Pemkot Bogor untuk terus memfasilitasi gerakan sosial kemanusiaan.
“Masyarakat di sana betul-betul diuji, namun tetap bertahan. Saya bersyukur warga Bogor sangat peduli dan siap membantu siapa pun yang ingin berbuat baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum JSAN, Husnan Salam, menjelaskan bahwa bantuan yang dikirim merupakan kloter kedua dengan ragam kebutuhan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Bantuan meliputi 1,8 ton bahan pangan, 1,8 ton air mineral, serta 12.353 porsi makanan siap saji. Selain itu, terdapat bantuan sandang dan papan berupa 750 kilogram pakaian dewasa, 1.700 pasang sandal, 287 kilogram selimut, dan 39 kasur.
Tak hanya kebutuhan dasar, bantuan juga menyasar sektor pendidikan dan ibadah, seperti 1.867 paket alat sekolah, tenda sekolah darurat, 833 mushaf Al-Qur’an, serta 329 kilogram alat ibadah. Untuk balita dan sanitasi, disalurkan pula 353 kilogram makanan bayi dan 546 paket hygiene kit.
“Kami akan terus hadir di lokasi bencana. Sejak H+3, puluhan relawan telah turun dan terlibat di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan kesehatan. Fokus bantuan kali ini adalah pemulihan,” ungkap Husnan.
Direktur Radar Bogor, Nihrawati, menambahkan bahwa bantuan gelombang kedua ini merupakan hasil sinergi para donatur dengan beragam paket bantuan. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian warga Bogor terhadap sesama.
“Warga Bogor membuktikan bisa hadir dan berbagi di tengah saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera,” ujarnya.
Pelepasan tiga truk bantuan tersebut turut disaksikan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, menandai kuatnya sinergi lintas sektor dalam misi kemanusiaan.
- Penulis: Nelyani
- Editor: Teh Nelly
