Pimpinan DPW PKB se-Indonesia Dilantik, Cak Imin Tekankan Jaga dan Tingkatkan Suara Partai
- account_circle Nellyani
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Bogornews– Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, resmi melantik jajaran pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.
Momentum pelantikan ini menjadi penanda dimulainya kerja-kerja konsolidasi PKB di seluruh daerah. Dalam arahannya, Cak Imin menegaskan bahwa menjaga dan meningkatkan suara partai di tingkat daerah menjadi prioritas utama bagi para pimpinan DPW yang baru dilantik.
Menurutnya, kunci utama merawat kepercayaan publik adalah melalui pengabdian dan pelayanan tanpa henti kepada masyarakat. Ia meminta para pengurus DPW menjadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk hadir, berinteraksi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Setiap hari harus menjadi momentum pengabdian. PKB harus terus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Cak Imin.
Lebih jauh, Cak Imin mengingatkan bahwa tugas pimpinan DPW PKB tidak hanya berhenti pada urusan memenangkan pemilu. Mereka juga memikul tanggung jawab besar dalam melahirkan kader-kader pemimpin di tingkat eksekutif maupun legislatif daerah.
“PKB bukan sekadar peserta pemilu, tetapi juga pencetak pemimpin daerah yang berkualitas,” ujarnya.
Ia mengakui, tantangan yang dihadapi pimpinan DPW PKB ke depan tidak ringan. Selain mengelola organisasi partai secara efektif, mereka juga dituntut aktif mengurus dan melayani kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Tanggung jawab ganda ini membutuhkan dedikasi, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial yang kuat.
Cak Imin juga menekankan pentingnya konsolidasi internal dan eksternal partai, serta memastikan program-program PKB tetap relevan dengan aspirasi masyarakat. Dengan cara itu, PKB diyakini mampu mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama pemilih di berbagai daerah.
Tak kalah penting, ia mengingatkan seluruh pimpinan DPW PKB agar terus mau belajar dan tidak gegabah dalam bertindak. Memasuki era disrupsi, perubahan berlangsung sangat cepat dan menuntut adaptasi berkelanjutan.
“Jangan jumud. Zaman berubah cepat, maka cara berpikir dan cara kerja juga harus terus diperbarui,” pesan Cak Imin.
Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi pimpinan DPW PKB telah melalui tahapan ketat, termasuk tes psikologi dan kepemimpinan. Hal ini, kata dia, menunjukkan keseriusan partai dalam menyiapkan kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga kompeten dan siap menghadapi tantangan zaman.
Menutup arahannya, Cak Imin berharap jajaran pimpinan DPW PKB yang baru dilantik mampu memperbaiki pola kerja, meningkatkan kapasitas diri, serta terus berinovasi. Dengan semangat belajar dan adaptasi, PKB optimistis dapat terus relevan dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
