Breaking News
light_mode

Presiden Prabowo Pacu Akselerasi Penanganan Sampah Nasional, Target Tuntas Sebelum 2029

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Bogornews– Pemerintah menegaskan keseriusannya menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh sebelum tahun 2029. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penanganan sampah melalui skema terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan peran aktif pemerintah daerah. Target penyelesaian masalah sampah ini telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa Presiden meminta seluruh pihak terkait segera bergerak cepat menyusun dan menjalankan strategi konkret.

“Bapak Presiden sudah menargetkan dalam RPJMN bahwa pada 2029 persoalan sampah harus tuntas. Karena itu, berbagai strategi telah kami siapkan melalui sejumlah pendekatan,” ujar Hanif kepada awak media usai rapat.

Hanif menjelaskan, strategi tersebut mencakup pendekatan hulu dan hilir. Di sisi hulu, pemerintah akan memperkuat pengelolaan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Sementara di hilir, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi Waste to Energy (WTE) dan Refuse-derived Fuel (RDF) untuk mengubah sampah menjadi sumber energi.

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, mengingat pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Bersama Menteri Dalam Negeri, kami akan segera berdiskusi dengan pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah percepatan penyelesaian ke depan, sesuai arahan Presiden,” kata Hanif.

Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah yang kini telah menjadi masalah serius di berbagai wilayah.

Pemerintah, kata Tito, telah mengidentifikasi 33 lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang akan menjadi fokus program konversi sampah menjadi energi.

“Melalui mekanisme Waste to Energy, sampah akan diubah menjadi energi. Di sinilah peran Danantara nantinya,” ujar Tito.

Sementara itu, Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan kesiapan Danantara untuk terlibat dalam pendanaan proyek-proyek Waste to Energy di daerah. Namun, investasi tersebut tetap akan mengacu pada kriteria dan kajian kelayakan yang telah ditetapkan.

“Danantara tidak akan bergerak sendiri. Kami juga akan mengajak dunia usaha untuk berinvestasi bersama dalam proyek Waste to Energy ini,” tegas Rosan.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSF Cap Go Meh 2026 Digelar di Bulan Ramadan, Simbol Toleransi dan Kerukunan Kota Bogor

    BSF Cap Go Meh 2026 Digelar di Bulan Ramadan, Simbol Toleransi dan Kerukunan Kota Bogor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews— Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) akan kembali menyapa warga Kota Bogor pada tahun 2026 dengan nuansa yang berbeda dan sarat makna. Untuk pertama kalinya, perhelatan budaya tersebut dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan, tepatnya pada 3 Maret 2026. Ketua Panitia BSF CGM 2026, Arifin Himawan, menilai momentum ini sebagai […]

  • Jaga Ketahanan Pangan , Peran Kaum Milenial Menjadi Kunci

    Jaga Ketahanan Pangan , Peran Kaum Milenial Menjadi Kunci

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Minat generasi milenial di Kabupaten Bogor untuk menekuni profesi sebagai petani kian menurun. Pertanian tak lagi dipandang sebagai pekerjaan yang menjanjikan oleh anak muda. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya jumlah petani usia produktif yang berpotensi menekan produktivitas pertanian sekaligus melemahkan daya saing hasil pertanian lokal. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Rini […]

  • Denny Mulyadi Tekankan Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

    Denny Mulyadi Tekankan Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, secara resmi membuka Annual Islamic Student Competition (AISC) Tahun 2026 yang digelar Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BPIBS), di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (27/1/2026). Dalam sambutannya, Denny Mulyadi memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan AISC yang telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, ajang […]

  • M Fadli Bidik Emas Kedua di APG 2026, Siap All Out di Nomor 4.000 Meter

    M Fadli Bidik Emas Kedua di APG 2026, Siap All Out di Nomor 4.000 Meter

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    NAKHON RATCHASIMA, bogornews– Atlet para cycling andalan NPCI Kabupaten Bogor, M Fadli Imammudin, masih berpeluang menambah koleksi medali emas untuk Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2026 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. M Fadli tampil impresif sejak awal kejuaraan. Pembalap para cycling asal Kabupaten Bogor ini telah […]

  • 40 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor

    40 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Sebanyak 40 atlet Tarung Derajat (TD) Kota Bogor mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Minggu (18/1/2026). UKT tersebut menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan Tarung Derajat Kota Bogor, terutama untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan karakter sejak usia […]

  • Banjir Rendam Permukiman Warga di Bojong Gede, BPBD Kabupaten Bogor Lakukan Kaji Cepat

    Banjir Rendam Permukiman Warga di Bojong Gede, BPBD Kabupaten Bogor Lakukan Kaji Cepat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nelyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews– Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di Kampung Duren Baru RT 02 RW 07, Desa Susukan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026) pagi. Luapan air berasal dari Kali Pesanggrahan yang meluber setelah tembok halaman salah satu rumah warga jebol. Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Bogor, peristiwa […]

expand_less