Breaking News
light_mode

Tender Proyek WTE Diumumkan Pertengahan Februari, Bogor Jadi Lokasi Perdana

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews– Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik atau Waste to Energy (WTE) memasuki babak krusial. Hasil lelang atau tender proyek strategis nasional ini dijadwalkan akan diumumkan pada pertengahan Februari 2026, dengan empat daerah pertama yang akan memulai pembangunan, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Denpasar, dan Yogyakarta.

Lead of WTE Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengatakan proses seleksi mitra pengembang saat ini masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam beberapa pekan ke depan.

“Empat kota ini akan kami umumkan mitranya setelah proses seleksi selesai, sekitar pertengahan Februari,” ujar Fadli dalam diskusi yang digelar Tenggara Strategics bersama Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Rabu (21/1/2026).

Usai pengumuman pemenang tender, proyek WTE akan langsung masuk tahap pembangunan. Groundbreaking atau peletakan batu pertama direncanakan berlangsung pada akhir Maret 2026.

“Setelah pengumuman tender, Pak Rosan menyampaikan groundbreaking akan dilakukan di akhir Maret,” kata Fadli.

Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga dua tahun. Setiap fasilitas dirancang mampu mengolah 1.000 hingga 1.500 ton sampah per hari.

Dalam proses seleksi, Danantara telah menyaring 24 perusahaan asing dari sekitar 200 perusahaan yang masuk dalam Daftar Penyedia Teknologi (DPT). Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari China, Prancis, dan Jepang, dan nantinya akan membentuk konsorsium dengan perusahaan lokal.

“Kami akan meninjau ulang kapabilitas mitra lokal agar proyek berjalan optimal. Kami pastikan mitra lokalnya benar-benar mumpuni,” tegas Fadli.

Secara nasional, Danantara telah menetapkan tujuh wilayah prioritas pembangunan PSEL, yakni Bali, Yogyakarta, Bogor Raya, Tangerang Raya, Kota Semarang, Bekasi Raya, dan Medan Raya. Namun demikian, Fadli menekankan bahwa PSEL bukanlah solusi tunggal untuk persoalan sampah nasional.

“Kontribusinya diperkirakan baru sekitar 30 persen. Sisanya harus ditangani melalui solusi lain, termasuk pemilahan sampah dan teknologi pengolahan tambahan,” ujarnya.

Berdasarkan data 2025, timbulan sampah nasional mencapai sekitar 140.000 ton per hari. Sementara itu, kajian Tenggara Strategics mencatat Indonesia menghasilkan 56,98 juta ton sampah per tahun, namun baru 33,74 persen yang berhasil dikelola secara memadai. Sisanya masih berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem open dumping yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

Senior Researcher Tenggara Strategics, Intan Salsabila Firman, menilai tantangan utama PSEL tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada aspek kebijakan dan penerimaan publik.

“Tantangannya bukan hanya teknologi, tetapi integrasi kebijakan dan penerimaan masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan PSEL semakin diperkuat dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang memperbarui kerangka kebijakan dan pembiayaan proyek PLTSa. Pemerintah menargetkan pembangunan 33 unit PLTSa hingga 2029, dengan tujuh unit di antaranya mulai dibangun pada 2026.

Setiap unit PLTSa dirancang untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik sekitar 20 MW, dengan kebutuhan investasi mencapai Rp2–3 triliun per unit, serta penyesuaian tarif beli listrik oleh PLN guna menarik minat investor swasta.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bigland Bogor Hotel Hadirkan Program Table Manner, Bekali Etika Profesional dari Meja Makan

    Bigland Bogor Hotel Hadirkan Program Table Manner, Bekali Etika Profesional dari Meja Makan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Meja makan kerap menjadi ruang awal lahirnya berbagai keputusan penting di dunia profesional. Tanpa banyak kata, sikap, kepercayaan diri, hingga tingkat profesionalisme seseorang bisa terbaca melalui etika bersantap yang diterapkan. Menyadari hal tersebut, Bigland Bogor Hotel menghadirkan Program Table Manner, sebuah pelatihan etika jamuan profesional yang dikemas aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia […]

  • Lapuk Dimakan Usia, Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Bogor Ambruk

    Lapuk Dimakan Usia, Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Bogor Ambruk

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengalami insiden serius. Atap dua ruang kelas ambruk akibat kondisi bangunan yang telah lapuk dimakan usia, Minggu (1/2/2026) sore. Dua ruang kelas yang terdampak parah masing-masing merupakan ruang kelas 3 dan kelas 6. Beruntung, tidak ada korban […]

  • Keren, Bogor Raih Predikat Kota Menuju Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup

    Keren, Bogor Raih Predikat Kota Menuju Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR,  BOGORNEWS– Dedie A. Rachim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta. Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan penanganan sampah secara masif dari hulu hingga hilir. Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)”, […]

  • PC PMII Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Sosial

    PC PMII Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bogor resmi dilantik pada Jumat, 24 Januari 2026, di Auditorium Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor. Pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi kepengurusan baru untuk memperkuat peran PMII sebagai organisasi kader sekaligus motor gerakan sosial di tingkat daerah. Acara pelantikan dihadiri Ketua Pengurus Besar PMII Bidang […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Matangkan Kerja Sama KI dengan Perguruan Tinggi se-Jawa Barat

    Kanwil Kemenkum Jabar Matangkan Kerja Sama KI dengan Perguruan Tinggi se-Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BANDUNG, bogornews– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) kian serius mendorong penguatan kesadaran dan pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan akademik. Hal itu ditandai dengan digelarnya Sosialisasi Kekayaan Intelektual bersama Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (2/2/2026). Kegiatan yang terpusat di Ruang Rapat Romli Atmasasmita, Kanwil Kemenkum […]

  • Rudy Susmanto Ajak PHRI Perkuat Sinergi untuk Ciptakan Iklim Usaha Berdaya Saing di Kabupaten Bogor

    Rudy Susmanto Ajak PHRI Perkuat Sinergi untuk Ciptakan Iklim Usaha Berdaya Saing di Kabupaten Bogor

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews-Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh pelaku usaha hotel dan restoran di Kabupaten Bogor untuk memperkuat sinergi melalui Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Pengurus PHRI Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1/2026). Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, […]

expand_less