Breaking News
light_mode

Ketika Lisan Menjadi Pedang: Bahaya Ghibah dan Kewajiban Menjaganya

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAHKAH kita duduk santai bersama teman, lalu obrolan yang awalnya ringan perlahan berubah menjadi pembahasan tentang orang lain? Nama disebut, kekurangan dikuliti, kesalahan diungkap satu per satu. Tawa pun pecah, tanpa disadari dosa ikut mengalir. Di situlah ghibah sering kali lahir—diam-diam, terasa biasa, padahal berbisa.

Lisan adalah anugerah besar dari Allah SWT. Dengan lisan, manusia saling mengenal, menguatkan, dan berbagi kasih. Namun di saat yang sama, lisan pula yang mampu melukai, merusak persaudaraan, bahkan menyeret pelakunya ke jurang kebinasaan. Salah satu bentuk penyalahgunaan lisan yang paling dikecam dalam Islam adalah ghibah.

Rasulullah SAW dengan tegas menjelaskan makna ghibah dalam sebuah hadits. Ketika para sahabat bertanya apa itu ghibah, beliau menjawab, “Engkau menyebutkan sesuatu yang ada pada saudaramu yang seandainya dia tahu maka dia akan membencinya.” (HR. Muslim). Artinya, meskipun apa yang dibicarakan itu benar, selama disampaikan di belakang dan membuat orang yang dibicarakan sakit hati, maka itulah ghibah.

Al-Qur’an menggambarkan dosa ini dengan perumpamaan yang sangat menggetarkan hati. Dalam Surah Al-Hujurat ayat 12, Allah SWT menyamakan ghibah seperti memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Sebuah gambaran yang menjijikkan, namun itulah hakikat ghibah di sisi Allah—perbuatan tercela yang sering dianggap remeh oleh manusia.

Bahaya ghibah tidak hanya berdampak di akhirat, tetapi juga merusak kehidupan sosial di dunia. Persahabatan retak, kepercayaan hancur, dan benih permusuhan tumbuh subur akibat satu ucapan yang tak terjaga. Lebih dari itu, ghibah mampu menghapus pahala amal kebaikan. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa orang yang gemar mencaci dan menggunjing bisa datang ke hari kiamat dengan pahala shalat, puasa, dan zakat, namun semuanya habis dibagikan kepada orang-orang yang pernah ia zalimi dengan lisannya. Inilah kebangkrutan sejati—bangkrut di akhirat meski tampak “kaya” amal.

Karena itulah Islam sangat menekankan pentingnya menjaga lisan. Setiap kata yang terucap tidak pernah sia-sia. Allah SWT berfirman, “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaf: 18). Ayat ini menjadi pengingat bahwa lisan bukanlah sesuatu yang bebas tanpa konsekuensi.

Rasulullah SAW kemudian memberikan kaidah emas dalam bermuamalah dengan kata-kata: “Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim). Sebuah nasihat singkat, namun mengandung keselamatan dunia dan akhirat.

Para ulama pun menaruh perhatian besar terhadap bahaya lisan. Imam Al-Ghazali menyebut lisan sebagai nikmat besar sekaligus bahaya besar jika tidak dikendalikan. Sementara Imam Asy-Syafi’i mengingatkan agar setiap orang berpikir sebelum berbicara—jika tidak ada manfaatnya, maka diam adalah pilihan terbaik.

Menghindari ghibah bukanlah perkara mudah, tetapi sangat mungkin dilakukan. Kesadaran bahwa setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban, kebiasaan berpikir sebelum berbicara, menjauhi lingkungan yang gemar bergunjing, serta memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an akan membantu menundukkan lisan. Mengingat kembali akibat buruk ghibah—hapusnya pahala dan murka Allah—dapat menjadi rem yang kuat bagi diri.

Pada akhirnya, menjaga lisan adalah cermin kualitas iman seseorang. Lisan yang terjaga akan melahirkan kedamaian, sementara lisan yang liar hanya menebar luka. Maka, ketika tak mampu berkata baik, memilih diam bukanlah kekalahan—melainkan kemenangan besar bagi diri dan keselamatan di akhirat kelak.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Para Tenis Meja Jabar Hamida Sumbang Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2026

    Atlet Para Tenis Meja Jabar Hamida Sumbang Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    NAKHON RATCHASIMA, bogornews– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Para Tenis Meja asal Jawa Barat. Hamida sukses mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) ke-13 tahun 2026 yang berlangsung di Korat Hall, Central Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (23/1/2026). Bertanding di nomor tunggal putri klasifikasi TT8, Hamida tampil gemilang dengan mengalahkan […]

  • Kemenkum Jabar Kawal Pendaftaran Indikasi Geografis Nanas Madu Subang

    Kemenkum Jabar Kawal Pendaftaran Indikasi Geografis Nanas Madu Subang

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    SUBANG, bogornews– Komitmen melindungi produk unggulan daerah terus diperkuat Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengawal percepatan pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Nanas Madu Subang, komoditas hortikultura unggulan yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Subang. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum, […]

  • Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Nyata Merawat Kebhinekaan dan Solidaritas Bangsa

    Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Nyata Merawat Kebhinekaan dan Solidaritas Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nelyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews — Kota Bogor kembali menegaskan komitmennya sebagai kota toleran dan damai melalui kegiatan Bhakti Lintas Agama bertema “Merekatkan Bangsa dari Bogor untuk Indonesia”. Kegiatan ini digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor, Senin (12/1/2026), dan diikuti berbagai elemen lintas agama serta masyarakat. Bhakti Lintas Agama merupakan rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti […]

  • Ternyata Kabar Ledakan dan Ratusan Pekerja Terjebak di Tambang adalah Hoaks, Begini Penjelasan Antam

    Ternyata Kabar Ledakan dan Ratusan Pekerja Terjebak di Tambang adalah Hoaks, Begini Penjelasan Antam

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    JAKARTA, bogornews–PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial serta sejumlah pemberitaan terkait adanya ledakan di area tambang bawah tanah dan klaim ratusan orang terjebak di dalamnya adalah tidak benar alias hoaks. Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi, menjelaskan bahwa video yang beredar di masyarakat merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis […]

  • Musrenbang Bogor Utara Soroti Penanganan Banjir dan Akses Penghubung ke Sentul

    Musrenbang Bogor Utara Soroti Penanganan Banjir dan Akses Penghubung ke Sentul

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Isu banjir dan konektivitas wilayah menjadi perhatian utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bogor Utara yang digelar di Aula Gedung Kebon Jati, Kota Bogor. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta jajaran perangkat daerah dan perwakilan masyarakat. Dalam sesi dialog, Wali Kota Dedie menegaskan bahwa penanganan banjir di […]

  • Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Korem 061 Bogor, Terima Kujang Simbol Jati Diri Tatar Pasundan

    Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Korem 061 Bogor, Terima Kujang Simbol Jati Diri Tatar Pasundan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Kamis (15/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya. Dalam agenda tersebut, Pangdam III/Siliwangi menegaskan komitmennya untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Forum Pimpinan […]

expand_less