Breaking News
light_mode

DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Minimarket, Potensi PAD Bocor hingga Rp7 Miliar per Tahun

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews – Komisi II DPRD Kota Bogor mencium adanya potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak parkir ritel modern. Dalam rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, terungkap bahwa setoran pajak parkir minimarket seperti Alfamart dan Indomaret dinilai tidak masuk akal.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, mengungkapkan bahwa rata-rata gerai minimarket hanya menyetorkan pajak parkir sekitar Rp35.000 per bulan dengan sistem flat. Angka tersebut dinilai jauh dari potensi sebenarnya.

“Setoran pajak parkir saat ini menggunakan sistem flat yang sangat rendah. Jika dikelola secara optimal, potensi kebocoran pendapatan daerah bisa mencapai Rp4 hingga Rp7 miliar per tahun,” ujar Rifki saat rapat, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan data administrasi, terdapat 128 gerai Alfamart dan 110 gerai Indomaret yang tersebar di Kota Bogor. Namun, optimalisasi pajak terkendala keberadaan juru parkir (jukir) liar yang hingga kini belum tertata dengan baik.

Menurut Rifki, pihak ritel sejatinya tidak keberatan menaikkan setoran pajak parkir resmi hingga Rp300.000 per bulan atau lebih per gerai, asalkan Pemerintah Kota Bogor mampu menjamin penertiban jukir liar dan memberikan kepastian layanan bebas parkir bagi konsumen.

“Masalahnya, penertiban jukir liar tidak mudah. Saat diajak menjadi tenaga resmi, mereka sering menolak karena penghasilan di lapangan jauh lebih besar dibanding gaji resmi,” jelas Rifki.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Mochamad Benninu Argoebie, mendorong adanya klasterisasi wilayah dalam penentuan tarif dan penertiban parkir.

“Kita harus analisis satu per satu para pembayar pajak. Wilayah pusat kota tentu berbeda dengan pinggiran. Pendekatannya juga harus berbeda agar PAD bisa meningkat,” tegas Benninu.

Komisi II DPRD juga berencana melakukan audit Site Plan dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) setiap gerai. Jika dalam dokumen perizinan tercantum area parkir, maka gerai tersebut wajib dikenakan pajak parkir sesuai ketentuan.

Sebagai langkah lanjutan, Bapenda Kota Bogor akan memanggil 15 Wajib Pajak (WP) pada pekan depan, terdiri dari 10 penunggak pajak kelas kakap dan 5 WP potensial baru dari sektor hotel, restoran, dan ritel. Selain itu, akan diterapkan sistem self assessment berbasis kemampuan wilayah, seperti pembagian Ring 1 pusat kota dan area pinggiran.

Rapat tersebut juga membahas strategi optimalisasi pajak lainnya, mulai dari pengembangan aplikasi pembayaran pajak otomatis (splitting system), stimulus pajak melalui harmonisasi Perwali PBB 2026, hingga penghapusan denda tunggakan pajak tahun 2025 ke bawah.

Isu ketenagakerjaan turut mencuat, khususnya terkait kebuntuan aturan kuota 50 persen pekerja lokal yang kerap terbentur kebijakan rekrutmen terpusat perusahaan.

DPRD Kota Bogor berharap sinergi antara Bapenda, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dapat segera mengakhiri tumpang tindih kewenangan, terutama dalam penataan parkir kafe di kawasan perumahan yang kerap meluber hingga ke badan jalan.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cibinong Tanam 850 Pohon, Hutan Kota Pakansari Disiapkan Jadi Paru-Paru Kecamatan

    Cibinong Tanam 850 Pohon, Hutan Kota Pakansari Disiapkan Jadi Paru-Paru Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Kecamatan Cibinong terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pada Jumat yang penuh berkah, pemerintah kecamatan menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Kota Kecamatan Cibinong yang berada di sekitar Stadion Pakansari. Camat Cibinong, Acep Sajidin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Bogor terkait program pengembangan hutan kota di setiap […]

  • Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Dedie Rachim: Ini Langkah Awal Menuju PSEL

    Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Dedie Rachim: Ini Langkah Awal Menuju PSEL

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan hidup. Usai menerima penghargaan predikat Menuju Kota Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah Denny Mulyadi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Denni Wismanto disambut hangat pasukan kuning serta […]

  • Dorong Ekonomi Warga, Wawalkot Bogor Bagi 80 Ayam Petelur ke LPM Bogor Utara

    Dorong Ekonomi Warga, Wawalkot Bogor Bagi 80 Ayam Petelur ke LPM Bogor Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat dengan membagikan 80 ekor ayam petelur kepada delapan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (24/1/2026). Puluhan ayam petelur tersebut akan dikembangkan oleh masing-masing LPM untuk kemudian dikolaborasikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran hasil telur nantinya dilakukan melalui […]

  • Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    Jaro Peloy : Raperda Pengakuan, Perlindungan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Harus Diprioritaskan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy, mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat agar masuk sebagai prioritas dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tahun 2026. Ia menegaskan, regulasi tersebut sangat penting untuk menjamin hak-hak masyarakat adat, khususnya komunitas Kasepuhan yang hingga kini belum […]

  • Sekda Kota Bogor Dorong Tata Kelola Keuangan Setda Lebih Terkendali dan Terintegrasi Digital

    Sekda Kota Bogor Dorong Tata Kelola Keuangan Setda Lebih Terkendali dan Terintegrasi Digital

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya pengendalian dan monitoring yang optimal dalam pembinaan penatausahaan serta tata kelola keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan akuntabilitas dan kelancaran pengelolaan keuangan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Denny Mulyadi saat memberikan arahan di Paseban Sri Bima, Balai […]

  • Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian/lembaga menjajaki peluang kerja sama pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkuler dengan Pemerintah Jepang. Hal ini dilakukan melalui keikutsertaan dalam lokakarya internasional yang diselenggarakan The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) di Senju Azuma, Adachi-ku, Tokyo, Jepang. Kegiatan bertajuk […]

expand_less