Breaking News
light_mode

DPRD Kota Bogor Siapkan Perda Baru Adminduk, Arahkan Layanan Kependudukan Serba Digital

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, Bogornews– Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor mulai menggodok regulasi baru terkait administrasi kependudukan. Hal itu dibahas dalam rapat kerja ekspose Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk), Kamis (29/1/2026).

Pembahasan ini menjadi langkah strategis untuk memperbarui aturan kependudukan di Kota Bogor agar selaras dengan perkembangan teknologi digital serta dinamika pertumbuhan dan mobilitas penduduk yang kian kompleks.

Ketua Pansus Raperda Adminduk, H. Subhan, menegaskan bahwa pembahasan kali ini mengarah pada penyusunan Perda baru, bukan sekadar revisi aturan lama. Menurutnya, Perda Nomor 16 Tahun 2008 sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, meski sebelumnya telah beberapa kali mengalami perubahan.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan Disdukcapil, kami sepakat ini menjadi Perda Pembaruan atau Perda Baru. Aturan lama sudah tidak relevan, sehingga dibutuhkan cantolan hukum yang lebih segar dan adaptif,” ujar Subhan usai rapat yang turut dihadiri Wakil Ketua Pansus Asep Nadzarullah serta anggota Pansus Tri Riyanto Andhika Putra dan Edi Kholki Zaelani.

Subhan memaparkan, terdapat tiga fokus utama yang akan diperkuat dalam Raperda tersebut. Pertama, pengaturan mobilisasi penduduk agar perpindahan warga dapat tertata dan terdata dengan baik. Kedua, penguatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai percepatan transformasi layanan dari dokumen fisik ke sistem digital. Ketiga, penguatan peran dan kewenangan Disdukcapil dalam pengawasan data sekaligus peningkatan kepatuhan masyarakat.

Tak hanya itu, Raperda ini juga diproyeksikan menjadi fondasi pembangunan Command Center dan Big Data kependudukan di tingkat lokal.

“Target akhirnya, Kota Bogor memiliki database kependudukan yang valid, terintegrasi, dan bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” tambah Subhan.

Salah satu terobosan penting dalam Raperda ini yakni perubahan alur birokrasi layanan adminduk. Jika selama ini warga harus mengurus surat pengantar RT/RW di awal, ke depan mekanismenya akan dibalik.

Warga didorong melakukan pendaftaran secara mandiri melalui sistem online. Setelah proses selesai di Disdukcapil, warga wajib melaporkan hasilnya kepada RT/RW setempat.

“Peran RT/RW bukan dihilangkan, tetapi bergeser. Mereka menerima laporan di akhir proses dan tetap menjalankan fungsi pengawasan sebagai garda terdepan di lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, menilai Raperda ini sangat krusial sebagai payung hukum perlindungan data pribadi serta pemutakhiran data kependudukan.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini database penduduk lebih banyak terpusat di pemerintah pusat, sehingga daerah kesulitan melakukan pembaruan data secara dinamis.

“Kami membutuhkan akses data yang lebih baik agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih efektif. Raperda ini juga akan mengatur perlindungan data pribadi, yang belum diakomodasi dalam Perda lama,” ungkap Ganjar.

Lebih lanjut, ia menegaskan Raperda baru ini akan bersifat lebih inklusif, terutama dalam menjamin hak masyarakat memperoleh layanan adminduk.

“Kami akan memperkuat layanan jemput bola serta memastikan pelayanan berjalan merata, baik secara daring maupun luring, untuk mengatasi persoalan ketidakakuratan data kependudukan,” pungkasnya.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) menggelar aksi demonstrasi di halaman Balai Kota Bogor, Senin (19/1/2026). Sejak pukul 10.00 WIB, para sopir mulai memadati lokasi untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang membatasi usia operasional angkutan perkotaan maksimal 20 tahun. Aksi unjuk rasa tersebut dipicu oleh pemberlakuan Peraturan Daerah […]

  • Perkuat Sinergi dengan Media, DPRD Kota Bogor Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Insan Pers

    Perkuat Sinergi dengan Media, DPRD Kota Bogor Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Insan Pers

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews— DPRD Kota Bogor terus mendorong penguatan kolaborasi dengan insan pers melalui kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng” yang digelar bersama wartawan dari PWI Kota Bogor, IJTI, dan PFI Bogor. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, Selasa (28/4/2026), ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum dialog untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan media dalam mengawal […]

  • Hujan Deras Picu 17 Bencana di Kota Bogor, Longsor Dominan dan Satu Warga Meninggal

    Hujan Deras Picu 17 Bencana di Kota Bogor, Longsor Dominan dan Satu Warga Meninggal

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026) memicu serangkaian bencana di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sedikitnya 17 kejadian bencana alam, didominasi tanah longsor dan atap rumah ambruk. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan kondisi tanah yang labil akibat curah […]

  • Penertiban PKL Diperkuat, Pemkot Bogor Optimalkan Dua Pasar Relokasi

    Penertiban PKL Diperkuat, Pemkot Bogor Optimalkan Dua Pasar Relokasi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor semakin serius menata kawasan pusat perdagangan dengan memperkuat penertiban pedagang kaki lima (PKL) sekaligus mengoptimalkan dua pasar relokasi, yakni Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penataan kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang […]

  • KONI Kota Bogor Verifikasi 54 Cabor, Optimistis Raih 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026

    KONI Kota Bogor Verifikasi 54 Cabor, Optimistis Raih 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor terus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Target ambisius 100 medali emas pun mulai dibuktikan dengan langkah konkret melalui verifikasi kesiapan cabang olahraga (cabor). Sebanyak 54 cabang olahraga anggota KONI Kota Bogor saat ini tengah menjalani proses verifikasi sebagai bagian dari persiapan […]

  • Dorong Ekonomi Warga, Wawalkot Bogor Bagi 80 Ayam Petelur ke LPM Bogor Utara

    Dorong Ekonomi Warga, Wawalkot Bogor Bagi 80 Ayam Petelur ke LPM Bogor Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat dengan membagikan 80 ekor ayam petelur kepada delapan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (24/1/2026). Puluhan ayam petelur tersebut akan dikembangkan oleh masing-masing LPM untuk kemudian dikolaborasikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran hasil telur nantinya dilakukan melalui […]

expand_less