Breaking News
light_mode

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews— Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE) di Bogor dipastikan mulai digarap pada Maret 2026. Proyek strategis nasional ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Lead of Waste to Energy BPI Danantara Indonesia, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa tahap awal proyek WTE akan dimulai di empat wilayah, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Denpasar, dan Yogyakarta.

“Empat kota ini akan kami umumkan mitra pengembangnya setelah proses seleksi selesai, sekitar pertengahan Februari,” ujar Fadli dalam diskusi yang digelar Tenggara Strategics bersama Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Rabu (21/1/2026), dikutip dari IDN Times.

Ia menjelaskan, setelah pengumuman pemenang tender, pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada akhir Maret 2026. Proses konstruksi diperkirakan memakan waktu 1,5 hingga dua tahun.

Dalam proses seleksi, Danantara telah menyaring 24 perusahaan asing dari total sekitar 200 perusahaan yang masuk dalam Daftar Penyedia Teknologi (DPT). Perusahaan tersebut berasal dari China, Prancis, dan Jepang, dan nantinya akan membentuk konsorsium bersama mitra lokal.

“Kami pastikan mitra lokal yang terlibat benar-benar mumpuni agar proyek berjalan optimal,” tegas Fadli.

Secara nasional, Danantara menetapkan tujuh wilayah prioritas pembangunan PSEL, yakni Bali, Yogyakarta, Bogor Raya, Tangerang Raya, Kota Semarang, Bekasi Raya, dan Medan Raya. Setiap fasilitas dirancang mampu mengolah 1.000–1.500 ton sampah per hari.

Namun demikian, Fadli menegaskan bahwa PSEL bukan satu-satunya solusi persoalan sampah nasional. Dari total timbulan sampah nasional yang mencapai sekitar 140 ribu ton per hari, kontribusi PSEL diperkirakan baru mencakup sekitar 30 persen.

“Sisanya tetap harus ditangani melalui pemilahan sampah dan teknologi pengolahan lainnya,” jelasnya.

Dorongan pembangunan PSEL ini diperkuat oleh kajian Tenggara Strategics tahun 2025. Senior Researcher Tenggara Strategics, Intan Salsabila Firman, menyebut bahwa tantangan utama pengembangan PSEL tidak hanya pada aspek teknologi.

“Tantangannya adalah integrasi kebijakan dan penerimaan publik,” ujarnya.

Kajian tersebut mencatat, Indonesia menghasilkan sekitar 56,98 juta ton sampah per tahun, namun baru 33,74 persen yang berhasil dikelola. Sisanya masih berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem open dumping yang meningkatkan risiko kesehatan dan emisi gas rumah kaca.

Pembangunan PSEL juga sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang memperbarui kerangka kebijakan dan pembiayaan PLTSa. Pemerintah menargetkan pembangunan 33 unit PLTSa hingga 2029, dengan tujuh unit dijadwalkan mulai dibangun pada 2026.

Setiap unit PLTSa dirancang mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik hingga 20 megawatt (MW), dengan kebutuhan investasi Rp 2–3 triliun per unit, serta penyesuaian tarif beli listrik oleh PLN untuk menarik minat investor swasta.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • 25 Korban Jiwa Longsor Bandung Barat Ditemukan Tewas, KLH Terjunkan Ahli Selidiki Penyebabnya

    25 Korban Jiwa Longsor Bandung Barat Ditemukan Tewas, KLH Terjunkan Ahli Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT, bogornews– Bencana longsor menerjang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan sekitar 30 rumah warga tertimbun material longsor, serta menelan puluhan korban jiwa. Longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama […]

  • PSSI Kabupaten Bogor Siap Gulirkan Liga Jabar Istimewa 2026, Puluhan Klub Usia Dini Ambil Bagian

    PSSI Kabupaten Bogor Siap Gulirkan Liga Jabar Istimewa 2026, Puluhan Klub Usia Dini Ambil Bagian

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Atmosfer kompetisi sepak bola usia dini di Kabupaten Bogor kian memanas. PSSI Kabupaten Bogor menunjukkan komitmennya dalam pembinaan pemain muda dengan kembali menggelar ajang bergengsi bertajuk Liga Jabar Istimewa 2026 Piala Bupati Bogor untuk kategori usia 10 dan 12 tahun. Selama ini, PSSI Kabupaten Bogor dikenal konsisten menggelar Bogor Junior League (BJL) dengan […]

  • Noviera Ross Ukir Sejarah, Atlet Para Archery Asal Bogor Duduki Peringkat 1 Nasional dan Tembus 14 Dunia

    Noviera Ross Ukir Sejarah, Atlet Para Archery Asal Bogor Duduki Peringkat 1 Nasional dan Tembus 14 Dunia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Prestasi membanggakan datang dari dunia olahraga disabilitas Kabupaten Bogor. Atlet para archery asal Kecamatan Bojong Gede, Noviera Ross, sukses menorehkan capaian gemilang dengan menduduki peringkat pertama nasional pada nomor Para Recurve Women. Tak hanya berjaya di tingkat nasional, Noviera juga menunjukkan kiprah impresif di kancah internasional. Ia kini menempati peringkat 14 dunia dengan […]

  • DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Minimarket, Potensi PAD Bocor hingga Rp7 Miliar per Tahun

    DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Minimarket, Potensi PAD Bocor hingga Rp7 Miliar per Tahun

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Komisi II DPRD Kota Bogor mencium adanya potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak parkir ritel modern. Dalam rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, terungkap bahwa setoran pajak parkir minimarket seperti Alfamart dan Indomaret dinilai tidak masuk akal. Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, […]

  • SMA Negeri 11 Segera Dibangun, Ini Lokasinya

    SMA Negeri 11 Segera Dibangun, Ini Lokasinya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Pemerintah Kecamatan Tanah Sareal terus mematangkan rencana pembangunan SMA Negeri 11 yang akan berlokasi di Kelurahan Kayumanis, tepat di depan kantor kelurahan setempat. Pembangunan sekolah negeri baru ini diharapkan menjadi solusi pemerataan akses pendidikan menengah atas bagi masyarakat Tanah Sareal. Camat Tanah Sareal, Rokib, menjelaskan bahwa lokasi pembangunan berada di atas aset tanah […]

  • Pemkot Bogor Manfaatkan Gedung Eks Imigrasi Jadi Mako Baru Satpol PP

    Pemkot Bogor Manfaatkan Gedung Eks Imigrasi Jadi Mako Baru Satpol PP

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera memanfaatkan gedung eks Kantor Imigrasi di Jalan Heulang sebagai Markas Komando (Mako) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor. Gedung yang sudah lama tidak digunakan itu akan kembali difungsikan untuk mendukung pelayanan dan ketertiban di wilayah Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara langsung meninjau kondisi […]

expand_less