Breaking News
light_mode

KPK Pastikan Lahan Meikarta Bersih, Dukung Program Rusun Subsidi Kementerian PKP

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Bogornews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa lahan dan unit hunian di proyek Meikarta yang akan dimanfaatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan rumah susun (rusun) bersubsidi berstatus bersih dan tidak bermasalah secara hukum. Kepastian tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (21/1).

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menjelaskan bahwa meski proyek Meikarta sempat terseret kasus suap perizinan pada 2018, objek perkara tersebut bukanlah unit rumah susun, melainkan tindakan suap kepada pejabat. KPK juga tidak pernah menyita unit hunian, melainkan hanya aset dan uang hasil tindak pidana dari pihak swasta.

“Statusnya sudah jelas tidak bermasalah dan dapat dimanfaatkan untuk rusun subsidi. Penegasan ini merupakan bentuk akuntabilitas KPK agar penegakan hukum tidak menghambat pemanfaatan aset bagi kepentingan masyarakat luas,” ujar Johanis Tanak.

KPK menilai kepastian hukum menjadi syarat mutlak agar kebijakan strategis tidak tersendat akibat kekhawatiran risiko hukum di kemudian hari. Namun demikian, KPK mengingatkan Kementerian PKP agar tidak berhenti pada nota kesepahaman (MoU) semata. Kerja sama dengan pengembang perlu dituangkan dalam perjanjian kerja formal yang detail dan mengikat secara hukum.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatur hak dan kewajiban secara transparan, termasuk penyelesaian administrasi dan sertifikasi yang masih tersisa, sekaligus menutup celah potensi sengketa hukum maupun penyalahgunaan wewenang sejak tahap perencanaan.

“Peran Kementerian PKP sangat krusial sebagai fasilitator agar potensi perselisihan tidak meluas, melalui pengaturan yang matang dan pendampingan administrasi yang tepat,” tegas Tanak.

Menanggapi penegasan KPK, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, kepastian hukum dari KPK memberikan rasa aman bagi Kementerian PKP untuk mengeksekusi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Pembangunan akan dirancang dengan menjaga kualitas hunian sekaligus keterjangkauan. PT Lippo Cikarang sebagai pengembang akan didukung fasilitas pemerintah, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” kata Maruarar.

Selain kualitas, Maruarar juga menyoroti pentingnya ketepatan sasaran program rumah subsidi. Ia mengakui masih ditemukan hunian yang tidak berpenghuni akibat lemahnya tanggung jawab pengembang. Untuk itu, pemerintah menyiapkan mekanisme reward and punishment guna memastikan pengembang yang berkomitmen dapat melanjutkan program, sementara yang tidak menunjukkan kinerja baik akan dievaluasi.

Melalui skema pembiayaan yang inklusif, pendekatan pembangunan berkeadilan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berupaya mewujudkan akses hunian layak yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

KPK berharap optimalisasi lahan Meikarta dapat menjadi preseden positif bahwa penegakan hukum dan pembangunan nasional dapat berjalan beriringan tanpa membuka ruang korupsi. Sinergi antara KPK dan Kementerian PKP diharapkan menjadi model kolaborasi antarlembaga dalam memastikan program strategis tidak hanya patuh hukum, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi publik.

Audiensi tersebut turut dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman, Dirjen Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan dan Pencegahan Korupsi Budi Permana, Tenaga Ahli Ditjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Pahala Nainggolan, Direktur PT Lippo Cikarang Marshal Martinus Tissadharma, serta Deputy COO Lippo Karawang Fritz Atmodjo.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misbah Optimistis Atlet NPCI Kabupaten Bogor Tambah Emas untuk Indonesia di APG 2026

    Misbah Optimistis Atlet NPCI Kabupaten Bogor Tambah Emas untuk Indonesia di APG 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    THAILAND, bogornews– Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, M. Misbah, mengaku bangga atas kontribusi gemilang atlet para cycling asal Kabupaten Bogor yang sukses menyumbangkan dua medali emas bagi Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) 2026. Dua keping emas tersebut dipersembahkan oleh atlet para cycling NPCI Kabupaten Bogor. Medali emas pertama diraih […]

  • Pemkab Bogor Hentikan Sementara Incinerator Sampah Tangsel di Cileungsi

    Pemkab Bogor Hentikan Sementara Incinerator Sampah Tangsel di Cileungsi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik menggunakan incinerator milik PT Aspex Kumbong di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Senin (12/1/2026). Penghentian ini dilakukan setelah ditemukan ketidaksesuaian antara kegiatan pengolahan sampah dengan perizinan dan persetujuan lingkungan yang dimiliki perusahaan. Langkah tegas tersebut diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, sekaligus […]

  • Dedie Rachim Optimistis Gedung Paviliun BSI Dorong Kualitas Layanan dan Pertumbuhan Ekonomi Bogor

    Dedie Rachim Optimistis Gedung Paviliun BSI Dorong Kualitas Layanan dan Pertumbuhan Ekonomi Bogor

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia (BSI) Bogor mampu meningkatkan kenyamanan nasabah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan perbankan syariah di Kota Bogor. Selain itu, gedung baru ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan produk-produk BSI. Harapan tersebut disampaikan Dedie Rachim saat menghadiri […]

  • Angka Kekerasan Meningkat, Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor Dorong Perda Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan satuan Pendidikan

    Angka Kekerasan Meningkat, Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor Dorong Perda Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan satuan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan peserta didik mendorong Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor menginisiasi pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Raperda tersebut masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tahun 2026. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, menyampaikan bahwa regulasi ini menjadi langkah strategis […]

  • Asap Tebal Muncul di Area Tambang PT Antam Nanggung, Sejumlah Pekerja Diduga Terjebak

    Asap Tebal Muncul di Area Tambang PT Antam Nanggung, Sejumlah Pekerja Diduga Terjebak

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    NANGGUNG, bogornews–Musibah kecelakaan dilaporkan terjadi di area tambang PT Antam, tepatnya di wilayah IUP Blok Cepu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Peristiwa tersebut ditandai dengan munculnya asap tebal dari lokasi tambang yang menimbulkan kekhawatiran warga dan pihak terkait, Senin siang. Camat Nanggung, Ae Saepuloh, melaporkan bahwa informasi awal mengenai kejadian ini diperoleh dari media sosial serta […]

  • Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews— Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE) di Bogor dipastikan mulai digarap pada Maret 2026. Proyek strategis nasional ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi. Lead of Waste to Energy BPI Danantara Indonesia, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa tahap awal proyek WTE […]

expand_less