Breaking News
light_mode

BBS Laporkan Dugaan Tambang Ilegal Bogor Barat ke Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp50 Miliar

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, BOGORNEWS– Gelombang protes terhadap maraknya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Bogor Barat memasuki babak baru. Komunitas Bogoh Bumi Sunda (BBS) resmi melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp49,4 miliar.

Dalam laporan tersebut, BBS mengungkap dugaan praktik tambang ilegal yang berlangsung bertahun-tahun dan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengarah pada indikasi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Ketua BBS, Supendy, menyebut kerugian negara berasal dari pajak dan royalti yang tidak dibayarkan, hingga beban pemulihan lingkungan serta infrastruktur yang terdampak.

“Total estimasi kerugian negara mencapai Rp49.487.500.000. Ini angka minimal dan bisa bertambah jika dihitung dampak sosial-ekologis jangka panjang,” ujar Supendy, Senin (23/2/2026).

Aktivitas Terbuka, Diduga Perluasan Izin Tambang

Dalam dokumen pengaduan, aktivitas pertambangan diduga terkonsentrasi di Kampung Ciawian dan Kampung Pabuaran Kidul, Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Warga mengaku kerap mendokumentasikan alat berat yang menggali tanah, pasir, batu, hingga bahan baku semen dan keramik secara terbuka dan berkelanjutan.

BBS menduga praktik ini menggunakan modus “overshoot IUP”, yakni memperluas area galian di luar batas koordinat izin usaha pertambangan (IUP).

Temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari 2026 disebut memperkuat indikasi tersebut. Dari 33 IUP Minerba di Kabupaten Bogor, sebanyak 23 dilaporkan melampaui batas wilayah konsesi.

Sementara itu, pada 25 September 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerbitkan Surat Nomor 7920/ES.09/PEREK tentang penghentian sementara operasi tambang di Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg. Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah evaluasi atas kerusakan lingkungan, polusi udara, serta kecelakaan truk tambang.

Namun, warga menilai aktivitas tambang tetap berjalan meski moratorium telah diberlakukan.

Soroti Dugaan Tipikor

Berbeda dari laporan umumnya yang menggunakan pendekatan Undang-Undang Minerba atau Lingkungan Hidup, BBS secara tegas menggunakan pendekatan hukum Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Beberapa pasal yang berpotensi diterapkan antara lain Pasal 2 ayat (1) tentang perbuatan memperkaya diri yang merugikan keuangan negara, Pasal 3 tentang penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat, hingga Pasal 12B terkait gratifikasi, jika ditemukan aliran dana kepada oknum.

Rincian estimasi kerugian negara dari sektor pajak dan PNBP selama tiga tahun meliputi pajak MBLB sebesar Rp3,937 miliar, royalti PNBP Golongan C Rp5,625 miliar, dan PPh Badan Rp7,425 miliar. Totalnya mencapai Rp16,987 miliar.

Sementara itu, kebutuhan pemulihan lingkungan dan infrastruktur diperkirakan mencapai Rp32,5 miliar, terdiri dari reklamasi lahan 50 hektare senilai Rp12,5 miliar dan rekonstruksi jalan rusak sepanjang 10 kilometer sebesar Rp20 miliar.

Desak Penyidikan dan Penetapan Tersangka

Dalam pengaduannya, BBS meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor meningkatkan status laporan ke tahap penyidikan Tipikor, membentuk tim ahli forensik keuangan, pertambangan, dan lingkungan, serta menelusuri aliran dana dan aset para pelaku.

“Kami ingin ada tersangka, ada vonis, dan ada pengembalian kerugian negara. Karena ini uang rakyat,” tegas Supendy.

Selain aparat penegak hukum, sorotan publik juga tertuju pada Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Surat edaran gubernur bernomor 144/HUB.01.01.01/PEREK dan surat penghentian sementara operasi tambang dinilai belum efektif diterapkan di lapangan.

Ke depan, BBS berencana melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, menggalang dukungan publik melalui petisi dan media sosial, membuka posko pengaduan warga, serta berkoordinasi dengan KPK dan Ombudsman RI.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras Picu 17 Bencana di Kota Bogor, Longsor Dominan dan Satu Warga Meninggal

    Hujan Deras Picu 17 Bencana di Kota Bogor, Longsor Dominan dan Satu Warga Meninggal

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026) memicu serangkaian bencana di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sedikitnya 17 kejadian bencana alam, didominasi tanah longsor dan atap rumah ambruk. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan kondisi tanah yang labil akibat curah […]

  • Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian/lembaga menjajaki peluang kerja sama pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkuler dengan Pemerintah Jepang. Hal ini dilakukan melalui keikutsertaan dalam lokakarya internasional yang diselenggarakan The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) di Senju Azuma, Adachi-ku, Tokyo, Jepang. Kegiatan bertajuk […]

  • Rayakan HUT ke-18 Gerindra, Dedie Rachim Tegaskan Sinergi Bangun Kota Bogor Lewat Ekonomi Kerakyatan

    Rayakan HUT ke-18 Gerindra, Dedie Rachim Tegaskan Sinergi Bangun Kota Bogor Lewat Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Kantor DPC Gerindra Kota Bogor, Jalan Guntur, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (6/2/2026) sore. Syukuran berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri jajaran pimpinan partai se-Kota Bogor serta […]

  • Peringatan Isra Mi’raj 2026, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Shalat Prioritas Utama

    Peringatan Isra Mi’raj 2026, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Shalat Prioritas Utama

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR,  bogornews – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, S.Si., M.Si., mengajak masyarakat untuk menjadikan shalat sebagai prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Agung Kota Bogor, Selasa (20/1/2026). Dalam suasana yang khidmat, Adityawarman menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar […]

  • Dihadiri Legenda Nasional, SIT Al Madinah Bogor Grand Launching Kelas Olahraga Pertama di Bogor

    Dihadiri Legenda Nasional, SIT Al Madinah Bogor Grand Launching Kelas Olahraga Pertama di Bogor

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, BOGORNEWS– Terobosan baru dunia pendidikan dan olahraga hadir di Kabupaten Bogor. SIT Al Madinah Bogor resmi meluncurkan kelas olahraga yang diklaim sebagai satu-satunya dan pertama di Bogor. Grand launching digelar meriah di Auditorium sekolah tersebut, Karadenan, Cibinong, Sabtu (14/2/2026). Peluncuran kelas olahraga ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional dan legenda olahraga Indonesia. […]

  • Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    DI tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh tuntutan, banyak orang merasa lelah tanpa tahu pasti apa yang dikejar. Ambisi berlapis, keinginan yang tak pernah usai, serta dorongan untuk selalu terlihat “lebih” kerap membuat hidup terasa berat. Padahal, Islam telah lama menawarkan jalan yang jauh lebih tenang: hidup sederhana dan ikhlas. Kesederhanaan dan keikhlasan bukan […]

expand_less