Breaking News
light_mode

PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, DPRD Soroti Serius Sektor Parkir

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, bogornews-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor dinilai masih menyimpan celah kebocoran yang cukup besar. Komisi II DPRD Kota Bogor pun tancap gas mendorong reformasi menyeluruh dalam pengelolaan PAD, dengan menempatkan sektor parkir sebagai salah satu fokus utama pembenahan.

Isu krusial tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kota Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bapperinda, Dinas Perhubungan, dan Perumda Trans Pakuan yang digelar pada Rabu, 14 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penajaman strategi guna memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak bisa lagi mengandalkan laju pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, pembenahan sistem pemungutan dan pengawasan menjadi kunci utama untuk menutup potensi kebocoran penerimaan.

“PAD Kota Bogor masih memiliki ruang peningkatan yang besar. Kuncinya ada pada perbaikan sistem, penutupan kebocoran, dan keberanian melakukan reformasi di sektor-sektor strategis seperti parkir,” tegas Rifky.

Senada dengan itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argubie, menyoroti pentingnya penataan ulang target PAD agar lebih realistis dan berbasis data faktual di lapangan. Ia menilai, penyusunan target yang hanya berpatokan pada capaian tahun sebelumnya berpotensi mengaburkan potensi riil pendapatan daerah.

“Target PAD harus disusun berbasis data aktual, bukan semata capaian historis. Dengan begitu, potensi yang ada bisa benar-benar dimaksimalkan,” ujar Benninu.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah hingga tingkat kewilayahan. Ia menilai, tanpa pengawasan yang menyentuh level paling bawah, kebocoran PAD akan terus berulang.

“Kelurahan adalah garda terdekat dengan aktivitas ekonomi warga. Tanpa keterlibatan dan pengawasan sampai ke level itu, kebocoran akan terus terjadi, terutama di sektor parkir, pajak restoran, dan pajak hotel,” tandas Heri.

Sebagai langkah konkret, Komisi II DPRD Kota Bogor merekomendasikan percepatan digitalisasi sistem pemungutan PAD, penerapan parkir non-tunai, serta peningkatan intensifikasi dan kualitas pelayanan kepada wajib pajak. Upaya ini diharapkan tak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menumbuhkan kepatuhan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Dikaji Ulang, Dedie Rachim Utamakan Keselamatan

    Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Dikaji Ulang, Dedie Rachim Utamakan Keselamatan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Rencana revitalisasi Gedung Kemuning Gading oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 2026 masih menunggu kepastian hasil kajian teknis. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum proyek tersebut benar-benar direalisasikan. Penegasan itu disampaikan usai Dedie melakukan peninjauan langsung ke gedung bersejarah tersebut, bersama jajaran kepala dinas terkait. […]

  • Lapuk Dimakan Usia, Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Bogor Ambruk

    Lapuk Dimakan Usia, Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Bogor Ambruk

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengalami insiden serius. Atap dua ruang kelas ambruk akibat kondisi bangunan yang telah lapuk dimakan usia, Minggu (1/2/2026) sore. Dua ruang kelas yang terdampak parah masing-masing merupakan ruang kelas 3 dan kelas 6. Beruntung, tidak ada korban […]

  • Pemkab Bogor Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor Bandung Barat

    Pemkab Bogor Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor Bandung Barat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, BOGORNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melepas bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan ke lokasi bencana, Jumat (30/1/2026), bertempat di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor. Dalam sambutannya, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas […]

  • Rudy Susmanto Ajak PHRI Perkuat Sinergi untuk Ciptakan Iklim Usaha Berdaya Saing di Kabupaten Bogor

    Rudy Susmanto Ajak PHRI Perkuat Sinergi untuk Ciptakan Iklim Usaha Berdaya Saing di Kabupaten Bogor

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews-Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh pelaku usaha hotel dan restoran di Kabupaten Bogor untuk memperkuat sinergi melalui Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Pengurus PHRI Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1/2026). Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, […]

  • Butuh Waktu Berjam-jam, KPK Ungkap Sulitnya Proses OTT Bupati Pati Sudewo

    Butuh Waktu Berjam-jam, KPK Ungkap Sulitnya Proses OTT Bupati Pati Sudewo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    JAKARTA, Bogornews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kompleksitas dan dinamika panjang dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Proses penindakan tersebut memakan waktu berjam-jam dan tidak dilakukan secara serentak lantaran melibatkan banyak pihak dengan peran yang belum langsung teridentifikasi. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa OTT […]

  • Tekan Pengangguran, DPRD Minta Pemkab Bogor Prioritaskan Investasi Padat Karya

    Tekan Pengangguran, DPRD Minta Pemkab Bogor Prioritaskan Investasi Padat Karya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews-Upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor terus menjadi sorotan DPRD. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bogor, Sutoto, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor lebih agresif mendorong masuknya investasi padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Menurut Sutoto, langkah tersebut perlu dilakukan melalui peran aktif Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

expand_less