Universitas Tazkia Resmi Luncurkan S3 Ekonomi Syariah, Siapkan SDM Unggul Industri Halal
- account_circle Nellyani
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, bogornews– Universitas Tazkia resmi meluncurkan Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah melalui agenda soft launching yang digelar di Kampus Tazkia, Sentul City, Bogor, Sabtu (9/5/2026). Kehadiran program doktoral ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat riset, pengembangan akademik, dan ekosistem industri halal nasional.
Peluncuran tersebut berlangsung dalam forum nasional Pembinaan dan Penguatan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang dihadiri perwakilan PTKIS dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dipandu M. Sadam Gunawan, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dr. Dedy Rachmad, dilanjutkan lagu Indonesia Raya serta doa yang dipimpin Dr. Unang Fauzi.
Rektor Universitas Tazkia, Muhammad Syafii Antonio menegaskan bahwa Program Doktor Ekonomi Syariah hadir untuk memperkuat fondasi keilmuan ekonomi syariah di Indonesia yang terus berkembang di tengah pesatnya industri halal global.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor halal, mulai dari fesyen halal, halal logistics hingga halal finance. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan penguatan riset dan sumber daya manusia yang mumpuni.
“Indonesia harus lebih peduli terhadap pengembangan industri fesyen halal. Jangan sampai pasar yang besar justru dikuasai oleh brand global tanpa kita mampu menghadirkan pemain kuat dari dalam negeri,” ujar Syafii Antonio.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi halal yang terintegrasi antara dunia akademik, industri, dan kebutuhan masyarakat.
Momentum soft launching juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amien Suyitno. Dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) kelembagaan dan program studi kepada sejumlah PTKIS di Indonesia.
SK Program Doktor Ekonomi Syariah Universitas Tazkia diterima langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, Wiku Suryomukti, didampingi Rektor Universitas Tazkia.
Dalam sambutannya, Amien Suyitno menekankan pentingnya kolaborasi, benchmarking, dan penguatan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Ia menilai perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan pembelajaran secara konvensional, melainkan harus berbasis riset dan terhubung dengan pengabdian kepada masyarakat.
“Riset dan pengabdian masyarakat tidak boleh dipisahkan. Keduanya harus menjadi fondasi dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi,” tegasnya.
Peluncuran Program Doktor Ekonomi Syariah ini menjadi tonggak baru bagi Universitas Tazkia dalam memperluas kontribusi akademik di tingkat nasional maupun global.
- Penulis: Nellyani
- Editor: Nellyani
