Breaking News
light_mode

DPRD Kabupaten Bogor Dukung Program Rutilahu, Pengawasan Jadi Kunci Keberhasilan

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIBINONG, bogornews– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Bogor. Program ini dinilai sangat strategis karena menyasar masyarakat kurang mampu serta berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian layak.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni, menegaskan bahwa program Rutilahu harus dijalankan secara tepat sasaran dan transparan. Menurutnya, dukungan legislatif akan dibarengi dengan pengawasan ketat agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tentu kami sangat mendukung program Rutilahu ini, karena diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan menyangkut kebutuhan dasar, yaitu tempat tinggal yang layak,” ujar Fathoni, Kamis (22/1/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menekankan pentingnya pendataan dan verifikasi penerima bantuan dilakukan secara cermat, mengingat keterbatasan anggaran yang belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan.

“Catatan saya, penentuan prioritas penerima manfaat harus betul-betul selektif. Anggaran yang ada belum bisa mengakomodir semua, sehingga ketepatan sasaran menjadi sangat penting,” ujarnya.

Tak kalah krusial, lanjut Fathoni, adalah pengawasan dari semua unsur, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun masyarakat. Pengawasan diperlukan untuk mencegah adanya pemotongan anggaran yang dapat berdampak pada kualitas bangunan.

“Kami di DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan kualitas rumah yang dibangun tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga merinci bahwa setiap penerima manfaat Rutilahu akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk material bangunan, Rp2 juta untuk upah kerja, dan Rp500 ribu untuk biaya administrasi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan penanganan rumah tidak layak huni. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menargetkan penyelesaian program Rutilahu dalam waktu maksimal tiga tahun, lebih cepat dibanding proyeksi sebelumnya yang mencapai lima tahun.

Berdasarkan data terbaru, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor masih mencapai sekitar 14 ribu unit. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut kualitas hidup ribuan keluarga.

“Oleh karena itu, kami mengambil langkah percepatan agar masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan hunian yang layak,” kata Rudy Susmanto.

Melalui APBD Perubahan 2025, Pemkab Bogor telah menyiapkan perbaikan sekitar 3.750 unit rumah yang tersebar di 40 kecamatan dan 416 desa. Program ini juga diperkuat dengan kolaborasi bersama TNI, Polri, serta program pemerintah pusat melalui DPR RI, guna mempercepat penanganan tanpa tumpang tindih bantuan.

“Dari APBD murni ada sekitar 3.750 rumah. Ditambah kolaborasi dengan TNI, Polri, dan program pusat yang terkoordinasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Rudy menambahkan, seluruh data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi berlapis, mulai dari RT/RW, desa atau kelurahan, hingga Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, guna memastikan program berjalan tepat sasaran.

Ia optimistis target percepatan dapat tercapai seiring tren positif pendapatan daerah serta stabilnya sektor ekonomi lokal seperti perdagangan, industri kecil, dan pariwisata.

“Di APBD Perubahan nanti, program Rutilahu akan menjadi prioritas. Kami ingin memastikan masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk memiliki hunian yang lebih baik,” ucap Rudy.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik, program Rutilahu akan diintegrasikan dengan bantuan sosial serta pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu, rumah layak huni diharapkan menjadi titik awal menuju kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Srikandi Bogor Istimewa Tampil Memukau Hadapi Putri Mataram Yogyakarta

    Srikandi Bogor Istimewa Tampil Memukau Hadapi Putri Mataram Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Tim sepak bola putri Kabupaten Bogor, Srikandi Bogor Istimewa, terus menunjukkan keseriusannya dalam membidik prestasi tertinggi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menjalani laga uji coba melawan tim tangguh Putri Mataram Yogyakarta di Stadion Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (15/1/2025). Uji […]

  • Noviera Ross Ukir Sejarah, Atlet Para Archery Asal Bogor Duduki Peringkat 1 Nasional dan Tembus 14 Dunia

    Noviera Ross Ukir Sejarah, Atlet Para Archery Asal Bogor Duduki Peringkat 1 Nasional dan Tembus 14 Dunia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Prestasi membanggakan datang dari dunia olahraga disabilitas Kabupaten Bogor. Atlet para archery asal Kecamatan Bojong Gede, Noviera Ross, sukses menorehkan capaian gemilang dengan menduduki peringkat pertama nasional pada nomor Para Recurve Women. Tak hanya berjaya di tingkat nasional, Noviera juga menunjukkan kiprah impresif di kancah internasional. Ia kini menempati peringkat 14 dunia dengan […]

  • Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bogor Mulai Digarap Maret 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews— Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE) di Bogor dipastikan mulai digarap pada Maret 2026. Proyek strategis nasional ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi. Lead of Waste to Energy BPI Danantara Indonesia, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa tahap awal proyek WTE […]

  • Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Wali Kota Bogor Perkuat Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian/lembaga menjajaki peluang kerja sama pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkuler dengan Pemerintah Jepang. Hal ini dilakukan melalui keikutsertaan dalam lokakarya internasional yang diselenggarakan The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) di Senju Azuma, Adachi-ku, Tokyo, Jepang. Kegiatan bertajuk […]

  • Pemkot Bogor Serahkan Rp483 Juta Hasil Bulan Dana untuk Dukung Aksi Kemanusiaan PMI

    Pemkot Bogor Serahkan Rp483 Juta Hasil Bulan Dana untuk Dukung Aksi Kemanusiaan PMI

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS – Kepedulian warga Kota Hujan kembali menunjukkan hasil nyata. Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) Bogor menyerahkan dana hasil kegiatan Bulan Dana sebesar Rp483 juta kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor. Dana ratusan juta rupiah itu menjadi bukti nyata solidaritas masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Tak hanya dimanfaatkan untuk Kota Bogor, dana […]

  • 25 Korban Jiwa Longsor Bandung Barat Ditemukan Tewas, KLH Terjunkan Ahli Selidiki Penyebabnya

    25 Korban Jiwa Longsor Bandung Barat Ditemukan Tewas, KLH Terjunkan Ahli Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT, bogornews– Bencana longsor menerjang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan sekitar 30 rumah warga tertimbun material longsor, serta menelan puluhan korban jiwa. Longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama […]

expand_less