Breaking News
light_mode

Kemenkum Jabar Kawal Pendaftaran Indikasi Geografis Nanas Madu Subang

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUBANG, bogornews– Komitmen melindungi produk unggulan daerah terus diperkuat Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengawal percepatan pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Nanas Madu Subang, komoditas hortikultura unggulan yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Subang.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hemawati BR Pandia, melakukan audiensi strategis ke Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang, Selasa (3/2/2026). Audiensi ini menjadi bagian dari upaya inventarisasi data sekaligus mendorong percepatan proses pendaftaran IG Nanas Madu Subang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Kemenkum Jabar dalam menjaga reputasi dan kualitas produk lokal, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Hemawati.

Dalam audiensi tersebut, rombongan Kemenkum Jabar juga diikuti Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Ery Kurniawan. Pemerintah daerah Kabupaten Subang menyampaikan apresiasi atas inisiatif proaktif Kemenkum Jabar, mengingat Nanas Madu Subang memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki nanas dari daerah lain.

Keunggulan Nanas Madu Subang sangat dipengaruhi faktor geografis wilayah setempat, mulai dari kondisi tanah yang subur, iklim yang mendukung, hingga teknik budidaya tradisional yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Subang. Dengan luas lahan perkebunan mencapai sekitar 3.000 hektare dan produktivitas hingga 30 ton per hektare dalam satu kali masa panen, potensi ekonomi komoditas ini dinilai sangat besar dan layak mendapatkan perlindungan hukum.

Tak hanya berhenti pada audiensi, tim Kemenkum Jabar juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau area perkebunan nanas. Dalam peninjauan tersebut, jajaran Kemenkum Jabar berdialog dengan para petani untuk menggali informasi mendalam mengenai proses budidaya serta perbedaan signifikan Nanas Madu Subang dibandingkan nanas dari daerah lain.

Hemawati menegaskan, sinergi antara kelompok tani, akademisi, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG). Nantinya, MPIG akan berperan dalam mengelola, mengawasi, serta menjaga keberlanjutan kualitas Nanas Madu Subang.

“Kami memastikan Kemenkum Jabar akan terus memberikan pendampingan teknis hingga proses pendaftaran Indikasi Geografis ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dapat diselesaikan,” pungkas Hemawati.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    Kolaborasi TPPS dan KKMP, Pemkot Bogor Optimistis Wujudkan Zero Stunting

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Pemkot Bogor secara resmi mengolaborasikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai upaya strategis menuju target zero stunting. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 24 KKMP se-Kota […]

  • Wali Kota Bogor Imbau Warga Tinggalkan Lapak PKL Eks Pasar Bogor, Arahkan Belanja ke Pasar Resmi

    Wali Kota Bogor Imbau Warga Tinggalkan Lapak PKL Eks Pasar Bogor, Arahkan Belanja ke Pasar Resmi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Dedie A. Rachim mengimbau masyarakat untuk tidak lagi berbelanja di lapak pedagang kaki lima (PKL) yang masih beroperasi di kawasan eks Pasar Bogor. Imbauan ini berlaku mulai hari ini, khususnya bagi warga yang biasa beraktivitas di Jalan Roda, Pedati, Bata, dan Lawang Seketeng. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya serius Pemerintah Kota (Pemkot) […]

  • Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) menggelar aksi demonstrasi di halaman Balai Kota Bogor, Senin (19/1/2026). Sejak pukul 10.00 WIB, para sopir mulai memadati lokasi untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang membatasi usia operasional angkutan perkotaan maksimal 20 tahun. Aksi unjuk rasa tersebut dipicu oleh pemberlakuan Peraturan Daerah […]

  • Pemkab Bogor Gandeng KPK, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

    Pemkab Bogor Gandeng KPK, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Komitmen tersebut ditegaskan dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk mendampingi pelaksanaan sejumlah program strategis daerah. Langkah ini disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, usai mengikuti kegiatan Koordinasi […]

  • Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    Sederhana dan Ikhlas, Kunci Hidup Tenang Tanpa Drama

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    DI tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh tuntutan, banyak orang merasa lelah tanpa tahu pasti apa yang dikejar. Ambisi berlapis, keinginan yang tak pernah usai, serta dorongan untuk selalu terlihat “lebih” kerap membuat hidup terasa berat. Padahal, Islam telah lama menawarkan jalan yang jauh lebih tenang: hidup sederhana dan ikhlas. Kesederhanaan dan keikhlasan bukan […]

  • Bupati Bogor Pastikan Hoaks, Tak Ada Ratusan Korban di Tambang Emas Pongkor

    Bupati Bogor Pastikan Hoaks, Tak Ada Ratusan Korban di Tambang Emas Pongkor

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews–Bupati Bogor Rudy Susmanto meluruskan kabar yang menyebutkan adanya ratusan orang terjebak akibat insiden kemunculan asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Penegasan itu disampaikan Rudy Susmanto saat meninjau langsung lokasi kejadian bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

expand_less