Breaking News
light_mode

Bogor Street Festival CGM 2026 Usung ‘Ajang Budaya Pemersatu Bangsa’, Catat Ini Tanggal Perhelatannya

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, BOGORNEWS– Perhelatan Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) 2026 kembali digelar dengan semangat yang lebih kuat. Mengusung tema “Ajang Budaya Pemersatu Bangsa” dan tagline “Harmony in Diversity”, event tahunan kebanggaan Kota Hujan ini akan berlangsung pada 1–3 Maret 2026, menyatukan budaya dan spiritualitas dalam satu panggung kebersamaan.

Ketua Panitia CGM 2026, Arifin Himawan, menegaskan bahwa Kota Bogor konsisten mengangkat nilai persatuan dan kesatuan melalui budaya. Menurutnya, keberagaman bukanlah sekat pemisah, melainkan kekuatan yang merekatkan.

“Melalui kebudayaan kita bisa bersatu, berkolaborasi, dan hidup rukun. Bogor ingin terus menunjukkan diri sebagai kota yang toleran dan adem,” ujarnya.

Tahun ini menjadi momentum spesial karena CGM beriringan dengan bulan suci Ramadan. Perpaduan antara perayaan budaya dan suasana religius dinilai sebagai simbol harmoni yang nyata. Arifin menyebut, kolaborasi antara budaya dan keimanan justru mempertegas identitas Bogor sebagai kota yang guyub dan damai.

Pembukaan rangkaian acara pada 1 Maret akan diawali dengan buka puasa bersama 400 anak yatim di Vihara Dhanagun—tradisi yang telah berjalan selama 11 tahun berturut-turut. Kegiatan ini menjadi simbol kuat toleransi, di mana ruang ibadah lintas agama menjadi tempat berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.

Selama tiga hari, kawasan Surya Kencana akan diramaikan Pasar Malam Tempo Jadul yang menghadirkan nuansa Imlek, budaya Nusantara, hingga atmosfer Ramadan. Tidak kurang dari 200 pelaku UMKM telah mendaftar untuk ambil bagian. Panitia juga menghadirkan sentuhan khas lokal, termasuk partisipasi pengusaha kopi legendaris Bogor yang telah berusia lebih dari satu abad.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, rangkaian CGM 2026 disesuaikan dengan waktu ibadah. Pasar malam digelar sore hari, sementara puncak perayaan Cap Go Meh dilangsungkan usai Salat Tarawih, guna menjaga kekhusyukan Ramadan.

Dari sisi keamanan, dukungan penuh datang dari unsur TNI. Kolonel Yudi Ruskandar menegaskan pentingnya merangkul seluruh elemen masyarakat guna menjaga stabilitas sosial.

“Jika semua elemen dirangkul, toleransi akan tumbuh. Bogor sudah memberi contoh lengkap bagaimana keberagaman dirawat dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor melalui Asisten Administrasi Umum, Ice Pujiati, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan CGM yang telah masuk dalam kurasi nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Event ini bahkan dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Barat dan masuk dalam jajaran 100 event nasional (KEN).

“CGM bukan sekadar perayaan, tapi momentum kolaborasi antarbudaya dan penggerak ekonomi masyarakat. Dampaknya terasa hingga luar Kota Bogor,” ujar Ice yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata Bogor ini.

Tokoh Tionghoa Bogor, Guntur Santoso, menilai CGM telah berkembang menjadi ruang perjumpaan budaya berskala nasional, bahkan berpotensi internasional. Ia menyebut kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mampu merangkul seluruh perbedaan sehingga perayaan berlangsung damai dan inklusif.

“Media dari Jepang, Taiwan, Tiongkok hingga Amerika Serikat pernah meliput. Bukan tidak mungkin ke depan menjadi event internasional. Perdamaian dunia bisa dimulai dari sebuah kota yang mampu merawat keberagaman,” kata Guntur.

Lebih dari sekadar pesta budaya, CGM 2026 diharapkan memberi dampak nyata bagi perekonomian rakyat. Setiap gelaran selalu dinanti pedagang dan UMKM, menyusul pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana pengunjung membludak hingga dagangan laris manis.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Keluarga Suami Adalah Hama” Angkat Konflik Rumah Tangga yang Relate dengan Kehidupan Sehari-hari

    “Keluarga Suami Adalah Hama” Angkat Konflik Rumah Tangga yang Relate dengan Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    Bogor, bogornews– Film terbaru produksi Umbara Bersaudara berjudul “Keluarga Suami Adalah Hama” sukses mencuri perhatian masyarakat saat menggelar kegiatan nonton bareng di Jambu Dua XXI Bogor, (Minggu, 17/5/2026). Film garapan sutradara Anggy Umbara ini mendapat respons positif karena mengangkat persoalan keluarga yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Deretan pemain ternama turut memperkuat film ini, di […]

  • Bogor Raya FC Bidik Tiket Liga 3 Nusantara, Laskar Kujang Siap Tampil All Out

    Bogor Raya FC Bidik Tiket Liga 3 Nusantara, Laskar Kujang Siap Tampil All Out

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Hujan, Bogor Raya FC, secara tegas membidik target lolos ke Liga 3 Nusantara pada tahun 2027. Target ambisius itu akan diawali dengan perjuangan di Liga 4 Jawa Barat Seri 1 yang dijadwalkan bergulir pada September atau Oktober 2026 mendatang. Manager Bogor Raya FC, Abdul Manan Tampubolon, menegaskan […]

  • Bupati Bogor Operasionalkan Pasar Petani Garuda, Dorong Pertanian dan Ekonomi Kerakyatan

    Bupati Bogor Operasionalkan Pasar Petani Garuda, Dorong Pertanian dan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, bogornews– Bupati Bogor Rudy Susmanto mulai mengoperasionalkan Pasar Petani Garuda sebagai langkah awal penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bogor. Pengoperasian pasar tersebut ditandai dengan peninjauan langsung oleh Bupati Bogor saat menghadiri Festival Buah yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) di Pasar Petani Garuda, Jumat (30/1/2026). Rudy Susmanto menjelaskan, […]

  • Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk, KBM Dihentikan Sementara

    Atap SMAN 2 Gunung Putri Ambruk, KBM Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, Bogornews – Ambruknya atap salah satu bangunan di SMAN 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menyebabkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil demi menjamin keselamatan seluruh siswa dan tenaga pendidik. Kepala SMAN 2 Gunung Putri, Dede Sahidin, mengatakan insiden tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat […]

  • Jangan Khawatir Rezekimu, Khawatirkanlah Amalanmu!

    Jangan Khawatir Rezekimu, Khawatirkanlah Amalanmu!

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    REZEKI tak pernah salah alamat. Ia tak bisa tertukar, tak bisa direbut, dan tak mungkin luput dari siapa yang telah ditakdirkan menerimanya. Sebab sejak awal, rezeki telah tercatat rapi di Lauhul Mahfuz, lengkap dengan jalan-jalan sebab yang menyertainya. Banyak manusia hidup dalam kecemasan: takut tak kebagian rezeki, takut kalah bersaing, bahkan takut masa depan menjadi gelap. […]

  • 40 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor

    40 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Tarung Derajat Kota Bogor

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews – Sebanyak 40 atlet Tarung Derajat (TD) Kota Bogor mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Minggu (18/1/2026). UKT tersebut menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan Tarung Derajat Kota Bogor, terutama untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan karakter sejak usia […]

expand_less