Breaking News
light_mode

Marak Penjualan Tanah Kavling, Bupati Bogor Tegaskan Akan Kaji Ketat Perizinan

  • account_circle Nellyani
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIBINONG, bogornews– Maraknya aktivitas penjualan tanah kavling di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor mendapat perhatian serius dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Fenomena tersebut belakangan ramai ditemukan di beberapa kecamatan, khususnya di Bogor Timur dan Bogor Selatan.

Bupati Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak tinggal diam dan berkomitmen untuk mengkaji secara menyeluruh aspek perizinan penjualan kavling perumahan tersebut. Menurutnya, pembangunan perumahan tidak bisa dilakukan sembarangan dan wajib mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Yang pertama, pembangunan perumahan harus sesuai dengan rencana tata ruang daerah. Kedua, harus memperhatikan aspek lingkungan,” tegas Rudy.

Ia menjelaskan, setiap izin pembangunan perumahan yang diterbitkan Pemkab Bogor berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan prinsip kehati-hatian. Pemerintah daerah, kata Rudy, mempertimbangkan secara matang aspek tata ruang, lingkungan, serta regulasi yang mengikat pembangunan perumahan.

“Persoalannya bukan sekadar soal kepemilikan tanah. Yang menjadi perhatian kami adalah kepatuhan terhadap tata ruang dan dampaknya terhadap lingkungan. Ini menyangkut masa depan wilayah dan keselamatan masyarakat,” jelasnya.

Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkab Bogor juga menerapkan penghentian sementara proses perizinan pembangunan perumahan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengendalian agar pembangunan berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Lebih lanjut, Bupati Rudy meminta perangkat daerah terkait untuk segera menginventarisasi seluruh aktivitas penjualan kavling tanah sekaligus melakukan pengecekan terhadap legalitas perizinannya.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap izin perumahan yang ada. Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan evaluasi dilakukan terhadap seluruh proyek perumahan yang diduga melanggar ketentuan, terutama praktik bisnis properti berupa penjualan kavling tanah.

“Hampir semua sudah kami evaluasi, termasuk pengembang-pengembang yang menjual kavling tanah. Karena seharusnya itu tidak boleh jual kavling, tapi jual rumah,” ujar Eko, Selasa (3/2/2026).

Menurut Eko, praktik penjualan tanah kavling tanpa pembangunan rumah melanggar ketentuan Pasal 146 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Kalau jual kavling tanah tanpa ada perumahan itu tidak boleh,” tegasnya.

Selain itu, berdasarkan Pasal 150 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2011, setiap pihak yang menyelenggarakan perumahan dan kawasan permukiman tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku dapat dikenakan sanksi administratif.

Pemkab Bogor pun menegaskan akan terus mengawasi dan menertibkan praktik-praktik penjualan kavling ilegal demi menjaga tata ruang, kelestarian lingkungan, dan keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

  • Penulis: Nellyani
  • Editor: Nellyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Dikaji Ulang, Dedie Rachim Utamakan Keselamatan

    Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Dikaji Ulang, Dedie Rachim Utamakan Keselamatan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Rencana revitalisasi Gedung Kemuning Gading oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 2026 masih menunggu kepastian hasil kajian teknis. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum proyek tersebut benar-benar direalisasikan. Penegasan itu disampaikan usai Dedie melakukan peninjauan langsung ke gedung bersejarah tersebut, bersama jajaran kepala dinas terkait. […]

  • Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Dedie Rachim: Ini Langkah Awal Menuju PSEL

    Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Dedie Rachim: Ini Langkah Awal Menuju PSEL

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan hidup. Usai menerima penghargaan predikat Menuju Kota Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah Denny Mulyadi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Denni Wismanto disambut hangat pasukan kuning serta […]

  • BBS Laporkan Dugaan Tambang Ilegal Bogor Barat ke Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp50 Miliar

    BBS Laporkan Dugaan Tambang Ilegal Bogor Barat ke Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp50 Miliar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, BOGORNEWS– Gelombang protes terhadap maraknya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Bogor Barat memasuki babak baru. Komunitas Bogoh Bumi Sunda (BBS) resmi melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp49,4 miliar. Dalam laporan tersebut, BBS mengungkap dugaan praktik tambang ilegal yang berlangsung bertahun-tahun dan tidak hanya merusak […]

  • Butuh Waktu Berjam-jam, KPK Ungkap Sulitnya Proses OTT Bupati Pati Sudewo

    Butuh Waktu Berjam-jam, KPK Ungkap Sulitnya Proses OTT Bupati Pati Sudewo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    JAKARTA, Bogornews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kompleksitas dan dinamika panjang dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Proses penindakan tersebut memakan waktu berjam-jam dan tidak dilakukan secara serentak lantaran melibatkan banyak pihak dengan peran yang belum langsung teridentifikasi. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa OTT […]

  • Pemkab Bogor Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor Bandung Barat

    Pemkab Bogor Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor Bandung Barat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    CIBINONG, BOGORNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melepas bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan ke lokasi bencana, Jumat (30/1/2026), bertempat di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor. Dalam sambutannya, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas […]

  • Hujan Deras Picu Retakan Jalan Batutulis, Wali Kota Bogor Tutup Sementara Jalur Motor

    Hujan Deras Picu Retakan Jalan Batutulis, Wali Kota Bogor Tutup Sementara Jalur Motor

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Nellyani
    • 0Komentar

    BOGOR, bogornews– Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Bogor selama dua hari terakhir kembali memicu kerusakan infrastruktur. Jalur khusus sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita, yang menghubungkan wilayah Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, dilaporkan mengalami retakan serius disertai penurunan kontur tanah. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan hingga amblesnya badan jalan yang dapat […]

expand_less